Posts Tagged ‘opini’

*Opini di Buletin Gama Cendekia_April 2010

 

Pada tahun 2007, jumlah kendaraan bermotor di Yogyakarta mencapai 1,1 juta unit (Kompas, 31 Oktober 2007) dan jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Kendaraan roda dua sebagai kendaraan terbanyak yang digunakan, rata-rata mengalami peningkatan 11,9 % tiap tahunnya dan 6,9% untuk kendaraan roda empat. Jumlah ini belum memasukkan variabel kendaraan dengan nomor polisi luar Yogyakarta yang jumlahnya tidak kalah banyak. Yogyakarta merupakan kota pendidikan yang banyak didatangi mahasiswa dari berbagai daerah. Tak heran kiranya jika Yogyakarta juga disebut sebagai kota sejuta motor.

Peningkatan pengguna kendaraan¬† yang signifikan juga terjadi di kota-kota besar lainnya, bahkan dengan jumlah yang jauh lebih besar. Kota Jakarta misalnya, jumlah kendaraan roda duanya mencapai empat juta kendaraan. Hal yang sama pun terjadi untuk kota-kota lain seperti Bandung, Surabaya, Medan, dll. Permasalahan transportasi ini menyebabkan berbagai dampak dan efek yang lebih luas, tidak hanya lingkup lokal dan nasional saja, tetapi juga efek global mendunia, global warming. (more…)

*Opini Buletin Perisai BEM KM 2010_Mei 2010

            Kalau kita memperhatikan perekonomian global saat ini, tentu bukan suatu hal yang asing lagi bagi kita menyaksikan fenomena krisis dalam skala global yang baru saja terjadi. Kondisi krisis itu mengimpas dari tataran elit sampai pada tataran level masyarakat kelas bawah, dan kondisi seperti itu sudah sekian kalinya terjadi sejak puluhan tahun yang lalu. Berbicara soal krisis, kita coba untuk menelaah pada skala yang lebih khusus lagi, yaitu memperhatikan apa yang terjadi di negara kita Indonesia. Perekonomian yang pahit, harga sembako yang tinggi, dan lapangan pekerjaan pun makin susah dan sempit, ditambah lagi efek krisis global sebagaimana yang telah disampaikan pada awal tulisan, membuat kita harus berpikir menemukan solusi alternatif dalam mempertahankan hidup. Kalau masih mengandalkan cara-cara yang lama yang sesuai aturan atau norma, maka kesulitan hidup pun senantiasa akan menanggapi kita. Sesuai dengan tren dan perkembangan saat ini, menjadi seorang koruptor merupakan cara untuk memperoleh hidup layak yang cukup efektif dan efesien untuk dilakukan.

Korupsi sebagai solusi, tanya kenapa?Selain dari sebab dan latar belakang di atas (more…)

 *Opini detik.com_19 April 2010 

UKM (Usaha Kecil Menengah) tanpa disadari banyak orang merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa ini. Percaya atau tidak, kontribusi UKM dalam PDB adalah Rp 1.786 triliun atau 53,49% (data tahun 2006). Mengapa bisa demikian? Pada hal banyak orang yang beranggapan bahwa perekonomian negara lebih banyak ditopang oleh perusahaan besar. Secara kasat mata mungkin iya tetapi jumlah itu akan kalah sendirinya secara akumulasi jika dibandingkan dengan jumlah UKM yang ada di seluruh Indonesia. Kita pun tidak bisa menafikan damapak yang terjadi di Indonesia saat krisis finansial yang melanda sebagaian besar belahan negara dunia tahun 2008 lalu. Ternyata Indonesia tidak mengalami goncangan separah negara-negara maju di eropa dan amerika. Salah satu sebabnya adalah pondasi ekonomi yang banyak dibangun oleh sektior rill yang dalam hal ini dijalankan oleh para penggiat UKM.

Melihat strategisnya keberadaan UKM (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_1 Oktober 2009

     Indonesia adalah negara kaya raya, melimpah ruah aneka kekayaan alamnya.  Begitupun halnya dengan sumber daya manusianya, punya potensi besar jika bisa teroptimalkan dengan baik. Kemudian, perhatikanlah juga posisi strategis bangsa ini, berada antara dua benua dan dua samaudera. Selain itu juga memiliki iklim tropis karena berada di daerah khatulistiwa, iklim yang diinginkan banyak negara karena membuat alam dan tanahnya seperti surga, apa pun tumbuh menjadi tanaman.

Sebagai warga negara Indonesia sudah sepatutnya kita bangga, selain kekayaan dari berbagai aspek yangmelimpah ruah tadi. Bangsa ini juga memiliki sejarah kejayaan yang luarbiasa hebatnya, diiringi aneka kebudayaan dari Sabang sampai Merauke yang membuat iri bangsa lain di dunia. Sungguh nikmat yang luar biasa atas karunia lahir dan tumbuh di negeri surga ini. Negeri Zambrud Khatulistiwa, pujaan setiap manusia. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_1 Juli 2009

           Banyak anak-anak cerdas dalam negeri ini yang terbukti mampu unjuk gigi sampai pada level dunia sekalipun. Sudah sering kali Indonesia meraih mendali di Olimpiade Sains di tingkat dunia, terakhir Indonesia memperoleh peringkat 1 pada Olimpiade presentasi Sains di Polandia pada April lalu. Belum lagi prestasi-prestasi lainnya yang sebenarnya telah membawa harum nama bangsa di pentas di dunia. Mereka adalah aset berharga bangsa, namun sayang sebagian besar dari orang-orang cerdas ini malah berkontribusi besar di luar negeri. Mereka sekolah ke luar negari, kemudian menetap di sana karena ternyata ilmunya lebih bermanfaat di sana dan dari persepsi mereka sendiri bahwa jika pun pulang ke Indonesia tidak banyak yang bisa dilakukan dan penghargaan dari negara pun amat minim terhadap karya mereka. Diakui atau tidak, persepsi negatif mereka tersebut tidak sepenuhnya salah dari realita yang ada.

Kemudian, ada sebagian mereka yang memiliki nasionalisme yang cukup tinggi dan mau pulang ke tanah air untuk mengabdikan ilmunya. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_26 Juni 2009

¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Berbicara tentang perekonomian tidak bisa dipisahkan dari perbincangan tentang krisis yang melanda dunia. Mulai dari krisis karena depresi (deep depression) pada tahun 1930, krisis pada tahun 1980, 1997, dan terakhir yang tidak kalah menghebohkan krisis yang terjadi baru-baru ini pada akhir tahun 2008 lalu. Krisis ekonomi yang melanda sektor keuangan sebagian besar negara dunia tersebut disebut sebagai krisis yang paling parah dan paling terasa dampaknya ke seluruh penjuru dunia dibandingkan krisis-krisis yang pernah terjadi sebelumnya. Berbeda dengan krisis-krisis¬† sebelumnya yang disebabkan karena kegagalan pengelolaan sistem ekonomi dalam hal kebijakan, krisis global ini melanda sektor finansial (keuangan/non rill), akibatnya sebagian besar masyarakat dunia yang nota bene punya investasi di pasar saham atau bahkan sudah dijadikan sebagai mata pencaharian utama, mengalami stress dan tekanan yang luar biasa beratnya. Hal yang wajar terjadi pada akhir tahun 2008 kemaren jika banyak ditemukan para orang kaya yang menjadi hilang akal atau terbalik pikirannya karena tidak sanggup membayangkan bencana yang luar biasa berat menimpanya. Harta berlimpah yang ada di depan mata tiba-tiba tenggelam seiring dengan tenggalamnya harga saham-saham di dunia. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_1 Mei 2009

            Pendidikan merupakan bagian yang harus mendapat perhatian besar dalam hal peningkatan mutu dan kualiatasnya. Kalau kita bercermin pada sejarah masa lalu, yaitu ketika peradaban islam masih mengausai dunia, terlihat bagaimana ilmu pengetahuan berkembang dengan pesatnya dan bagaimana porsi pemerintahan dalam perhatiannya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan tersebut. Berkembangnya berbagai macam ilmu pegetahuan dan ilmuan kompten  dari banyak bidang pada masa daulah Abasyah menjadi bukti bagaimana pesatnya aspek ilmu pengetahuan saat itu. Kemudian, perkembangan ilmu pengetahuan itu juga menunjukkan bagaimana kulitas pendidikannya  karena proses pengembangan ilmu pengetahuan dilakukan melalui pendidikan. Jadi, pendidikan yang berkualiatas akan berefek pada perkemabangan ilmu pengetehuan yang masif.

Ketika berbicara tentang kualitas suatu bangsa, salah satu faktor penting yang menentukan adalah tentang kualitas SDM yang dimiliki negara tersebut. SDM yang berkualitas tentunya dihasilkan dari proses pendidikan yang bermutu. Dengan demikian pendidikan seharusnya menjadi hal yang diprioritaskan peningkatan kualitasnya, baik dari sisi anggaran maupun operasionalnya, dan terutama perlindungan hukum atasnya. Baru-baru ini kita mendengan kebijakan pemerintah yang menggratiskan sekolah untuk SD SMP. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_31 Juli 2009

 

Pendahuluan

Akuntansi merupakan bidang yang tidak bisa dielakkan dalam kehidupan kelembagaan saat ini, baik lembaga keuangan maupun non keuangan. Bagaimanapun juga, tiap organisasi/lembaga takkan pernah lepas dengan permasalahan keuangan. Ketika berbicara tentang keuangan tidak bisa dilepaskan dengan perihal akuntansi. Akuntansi merupakan ‚Äėtools‚Äô yang berfungsi sebagai pencatatan, analisis, dan pelaporan dari berbagai kejadian yang terjadi dalam aktivitas keuangan organisasi. Masih berkaitan dengan persoalan akuntansi, PSAK (Pedoman Standar Akuntansi Keuangan) merupakan¬† dasar¬† atau pedoman yang digunakan dalam menyusun pelaporan keuangan yang nota bene hasil akhir dari tugas seorang akuntan dalam melakukan suatu pencatatan. Baik buruknya perkembangan PSAK ini secara otomatis akan mempengaruhi bagus tidaknya perkembangan akuntansi, yang kemudian juga mempengaruhi perkembangan akuntansi syariah yang akan menjadi topik pembahasan pada tulisan ini. (more…)


*Opini Bulanan PPSDMS_3 Januari 2009

Sistem Teknologi Informasi ¬†mengalami perkembangan yang begitu cepat dan masifnya. Kalau kita melihat jauh ke belakang bagaimana perkembangan sejarah di dunia, dahulunya informasi disampaikan dengan cara dan dengan teknologi yang amat sederhana. Pada era kerajaan-kerajaan kuno dahulu (seperti Mesir kuno, Mesoptamia, Romawi, Persia, dsb), penyampaian informasi dilakukan hanya dengan mulut ke mulut atau pun pengumuman dari kerajaan. Komunikasi antar daerah dengan jarak yang jauh menggunakan bantuan hewan yang telah dilatih seperti burung merpati untuk mengantarkan surat. Kemudian berlanjut, pada masa kekuasaan kerajaan-kerajaan islam seperti Bani Umayah, Abasyah, dll dimana ilmu pengetahuan berkembang dengan cepatnya yang juga mendorong makin berkembangnya sistem informasi dan komunikasi, misalnya pada masa ini sudah dilakukan sistem ‚Äúpos‚ÄĚ dalam penyampaian berita dan informasi. Kemudian berlanjut pada masa pencerahan di eropa yang merupakan akibat pengaruh dari perkembangan ilmu pengetahuan Kerajaan Islam¬† di wilayah Arab. Fenomena yang lebih dikenal dengan Revolusi Indusatri Inggris tersebut telah menelurkan banyak ilmuan dan menghasilkan penemuan yang luar biasa di berbagai bidang termasuk dalam hal komunikasi, teknologi, dan informasi. Penemuan radio oleh Marconi, penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell, penemuan telegraf , televisi, dan benda-benda lainnya yang menunjang kelancaran teknologi dan informasi. Sampai memasuki abad ke 20 teknologi informasi pun berkembang dengan makin canggihnya yang semakin mempermudah manusia dalam melakukan pergerakan kesehariannya. Kemudian ditemukanlah kalkulator, lalu berlanjut ke komputer, penemuan-penemuan baru terkait kecanggihan dan komplesitas komputer tersebut, mulai dikenal jaringan antar komputer, sampai akhirnya ditemukan internet yang dengannya kita bisa mengetahui dalam hitungan detik apa yang terjadi di belahan bumi lainnya. Seiring dengan itu, juga terjadi perkembangan di bidang telekomunikasi informasi, mulai dari 1G, 2G, 3G, bahkan sampai pada 4G pada saat ini. Luar biasa, dari hal yang amat sedrhana dahulunya, teknologi telah jauh berkembang menjadi begitu canggih dan modernnya yang tentu saja hal ini memberi banyak kemudahan bagi kita manusia sebagai objek pengguna, walupun di sisi lain manusia jugalah sebagi subjek atau pembuatnya. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_28 November 2008

Baru-baru ini dunia perpolitikan Indonesia dikejutkan dengan iklan kampanye Partai Keadilan Sejatera (PKS) yang salah satu isinya menyebutkan bahwa Soeharto disebut sebagai pahlawan dan guru bangsa. Iklan ini merupakan iklan yang cukup kontroversial dan sempat heboh di seluruh negeri. Wajar saja, banyak orang yang menjadi gusar, PKS yang notabene dianggap sebagai salah satu partai yang lahir dari era reformasi dan memiliki kader yang kebanyakan juga adalah aktivis 1998 ternyata bisa bersikap pragmatis, mengakui Soeharto sebagai guru bangsa sama saja mengkhianati reformasi yang telah dengan susah payah diperjuangkan pada tahun 1998. Banyak orang mempertanyakan kembali jati diri PKS, apakah partai ini masih mempertahankan idealitanya atau malah terjerumus dalam jurang pragmatis yang mementingkan kemenangan dan kekuasaan semata. Terlepas dari sikap politik PKS tersebut yang perlu menjadi catatan adalah pernyataan yang menyebutkan bahwa Soeharto dianggap sebagai guru bangsa. Kita perlu mengkaji lebih jauh dan mendalam, apa saja yang pernah dilakukan Soeharto sehingga dia layak disebut sebagai guru bangsa Indonesia ataukah tidak pantas sama sekali. (more…)