Posts Tagged ‘ilmuan’

Oleh Gading Ekapuja Aurizki

Rabu 4 Juli 2012 kemarin, ilmuwan Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) mengumumkan keberhasilannya menemukan partikel Higgs Boson. Higgs Boson adalah partikel elementer yang telah lama dicari. Ia dipercaya memberikan massa dan berperan dalam terbentuknya semesta. Bahkan diyakini tanpa adanya Higgs Boson, atom takkan tercipta, ikatan kimia tak terbentuk, dan semesta pun takkan ada. Para ilmuwan pun mengklaim bahwa mereka telah menemukan apa yang disebut dengan PARTIKEL TUHAN.
Penemuan partikel ini berguna mensahihkan Standar Model Fisika Partikel, terutama menerangkan mengapa suatu partikel memiliki massa sedangkan yang lain tidak. Diduga kuat partikel inilah yang memberikan massa kepada partikel-partikel lainnya setelah terjadi Big Bang. Dalam teorinya, sesaat setelah terjadibig bang semua partikel belum memiliki massa. Ketika semesta mendingin, gaya yang disebut medan Higgs terbentuk bersama partikel Higgs Boson. Interaksi dengan Higgs Boson inilah yang menentukan apakah suatu partikel memiliki massa atau tidak. Semakin kuat interaksi dengan Higgs Boson maka massa akan semakin besar, pun sebaliknya, ketika suatu partikel lolos dari pengaruh Higgs Boson maka ia bisa saja tidak memiliki massa. Salah satu contoh partikel yang tidak memiliki massa adalah foton cahaya. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_1 Juli 2009

           Banyak anak-anak cerdas dalam negeri ini yang terbukti mampu unjuk gigi sampai pada level dunia sekalipun. Sudah sering kali Indonesia meraih mendali di Olimpiade Sains di tingkat dunia, terakhir Indonesia memperoleh peringkat 1 pada Olimpiade presentasi Sains di Polandia pada April lalu. Belum lagi prestasi-prestasi lainnya yang sebenarnya telah membawa harum nama bangsa di pentas di dunia. Mereka adalah aset berharga bangsa, namun sayang sebagian besar dari orang-orang cerdas ini malah berkontribusi besar di luar negeri. Mereka sekolah ke luar negari, kemudian menetap di sana karena ternyata ilmunya lebih bermanfaat di sana dan dari persepsi mereka sendiri bahwa jika pun pulang ke Indonesia tidak banyak yang bisa dilakukan dan penghargaan dari negara pun amat minim terhadap karya mereka. Diakui atau tidak, persepsi negatif mereka tersebut tidak sepenuhnya salah dari realita yang ada.

Kemudian, ada sebagian mereka yang memiliki nasionalisme yang cukup tinggi dan mau pulang ke tanah air untuk mengabdikan ilmunya. (more…)