Posts Tagged ‘ekonomi’

 *Opini detik.com_19 April 2010 

UKM (Usaha Kecil Menengah) tanpa disadari banyak orang merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa ini. Percaya atau tidak, kontribusi UKM dalam PDB adalah Rp 1.786 triliun atau 53,49% (data tahun 2006). Mengapa bisa demikian? Pada hal banyak orang yang beranggapan bahwa perekonomian negara lebih banyak ditopang oleh perusahaan besar. Secara kasat mata mungkin iya tetapi jumlah itu akan kalah sendirinya secara akumulasi jika dibandingkan dengan jumlah UKM yang ada di seluruh Indonesia. Kita pun tidak bisa menafikan damapak yang terjadi di Indonesia saat krisis finansial yang melanda sebagaian besar belahan negara dunia tahun 2008 lalu. Ternyata Indonesia tidak mengalami goncangan separah negara-negara maju di eropa dan amerika. Salah satu sebabnya adalah pondasi ekonomi yang banyak dibangun oleh sektior rill yang dalam hal ini dijalankan oleh para penggiat UKM.

Melihat strategisnya keberadaan UKM (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_1 Juli 2009

           Banyak anak-anak cerdas dalam negeri ini yang terbukti mampu unjuk gigi sampai pada level dunia sekalipun. Sudah sering kali Indonesia meraih mendali di Olimpiade Sains di tingkat dunia, terakhir Indonesia memperoleh peringkat 1 pada Olimpiade presentasi Sains di Polandia pada April lalu. Belum lagi prestasi-prestasi lainnya yang sebenarnya telah membawa harum nama bangsa di pentas di dunia. Mereka adalah aset berharga bangsa, namun sayang sebagian besar dari orang-orang cerdas ini malah berkontribusi besar di luar negeri. Mereka sekolah ke luar negari, kemudian menetap di sana karena ternyata ilmunya lebih bermanfaat di sana dan dari persepsi mereka sendiri bahwa jika pun pulang ke Indonesia tidak banyak yang bisa dilakukan dan penghargaan dari negara pun amat minim terhadap karya mereka. Diakui atau tidak, persepsi negatif mereka tersebut tidak sepenuhnya salah dari realita yang ada.

Kemudian, ada sebagian mereka yang memiliki nasionalisme yang cukup tinggi dan mau pulang ke tanah air untuk mengabdikan ilmunya. (more…)

*Opini Bulanan PPSDMS_26 Juni 2009

            Berbicara tentang perekonomian tidak bisa dipisahkan dari perbincangan tentang krisis yang melanda dunia. Mulai dari krisis karena depresi (deep depression) pada tahun 1930, krisis pada tahun 1980, 1997, dan terakhir yang tidak kalah menghebohkan krisis yang terjadi baru-baru ini pada akhir tahun 2008 lalu. Krisis ekonomi yang melanda sektor keuangan sebagian besar negara dunia tersebut disebut sebagai krisis yang paling parah dan paling terasa dampaknya ke seluruh penjuru dunia dibandingkan krisis-krisis yang pernah terjadi sebelumnya. Berbeda dengan krisis-krisis  sebelumnya yang disebabkan karena kegagalan pengelolaan sistem ekonomi dalam hal kebijakan, krisis global ini melanda sektor finansial (keuangan/non rill), akibatnya sebagian besar masyarakat dunia yang nota bene punya investasi di pasar saham atau bahkan sudah dijadikan sebagai mata pencaharian utama, mengalami stress dan tekanan yang luar biasa beratnya. Hal yang wajar terjadi pada akhir tahun 2008 kemaren jika banyak ditemukan para orang kaya yang menjadi hilang akal atau terbalik pikirannya karena tidak sanggup membayangkan bencana yang luar biasa berat menimpanya. Harta berlimpah yang ada di depan mata tiba-tiba tenggelam seiring dengan tenggalamnya harga saham-saham di dunia. (more…)