Optimalisasi Potensi Kepariwisataan Daerah

Posted: March 25, 2015 in diagnosa
Tags:

IMG_5592Kepariwisataan adalah salah satu objek potensi daerah yang jika terkelola dengan baik dapat menambah PAD. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, di sisi lain juga kaya dengan keindahan alam yang menakjubkan. Namun sayangnya masih banyak keindahan alam menawan tersebut yang belum teroptimalkan sebagai asset pariwisata yang potensial. Selain objek wisata yang sudah terkenal seperti Derawan, Bunaken, Raja Empat, dan beberapa lokasi eksotis lainnya, ternyata masih banyak lokasi yang keindahan tidak kalah eksotis, namun sayang belum terpublikasi dengan baik dan belum memiliki fasilitas yang memadai di lokasi objek wisata tersebut. Kotabaru yang merupakan tempat penulis berdomisili saat ini memiliki lokasi-lokasi objek wisata yang cukup eksotis, seperti Pulau Samber Gelap, Pantai Teluk Tamiang, Air Terjun Dua Tumpang. Hanya saja setelah mengunjungi objek wisata tersebut, terlihat belum dilakukan pengelolaan objek pariwisatanya secara optimal. Baik dari sisi pengelolaan sarana dan prasarananya maupun marketisasi keindahan objek wisata tersebut.

Untuk objek wisata hasil karya alam yang sudah tercipta dengan indah seharusnya tidak dibiarkan begitu saja. Walaupun secara alamiah sudah elok rupa diciptakan, kalaulah tidak terawat dengan baik, kecantikan dan keindahan alam itupun akan sirna dengan sendirinya. Optimalisasi potensi wisata perlu dilakukan, khususnya untuk daerah-daerah yang belum begitu terkenal. Hal ini baik untuk menyenangkan masyarakat akan tersediaan sarana untuk untk rekreasi dan juga pemerintah dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah melalui sektor pariwisata.

Penyediaan kelengkapan sarana dan fasilitas

Untuk objek wisata keluarga, keberadaan sarana dan fasilitas menjadi mutlak untuk tersedia. Mulai dari sarana MCK, tempat makan/restaurant, masjid/tempat ibadah, hingga penyewaan peralatan-peralatan untuk menunjang kelancaran berwisata. Sebagus apapun pandangan akan keindahan alam yang disuguhkan, namun jika lokasinya minim fasilitas akan mengurungkan niat orang yang ingin membawa orang-orang terdekat mereaka untuk kesana. Beda halnya untuk para pelancong wisata petualangan, ketersediaan fasilitas adalah prioritas nomor ke sekian bagi mereka, yang penting kecantikan alam yang disuguhkan. Penyiapan sarana dan fasilitas ini tentunya akan membutuhkan modal awal yang cukup besar, tetapi itu sebenarnya bukanlah sebuah komponen biaya, namun sebuah investasi di masa depan. Kompensasinya adalah kebetahan pengunjung untuk berlama-lama di lokasi wisata tersebut, dan juga menimbulkan keinginan untuk kembali lagi suatu saat nanti. Selain itu, akan ada tambahan pendapatan untuk fasilitas yang bernilai komersial, seperti penginapan, penjualan makanan, dan sewa alat-alat penunjang berwisata, seperti alat snorkeling atau banana boat untuk wisata pantai.

Akses Lancar Menuju Lokasi

Akses jalan yang lancar menuju lokasi merupakan aspek yang harus menjadi perhatian utama juga oleh pengelola wisata, baik itu akses jalan darat maupun laut. Kebanyakan lokasi-lokasi yang memiliki keindahan alam yang eksotis memang berada pada wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Kalaulah belum tersedia transportasi umum menuju lokasi tersebut setidaknya tersedia jalan yang baik dan tidak membahayakan untuk dilalui. Pengunjung akan berpikir 2x jika akan menuju suatu lokasi yang ternyata jalannya jelek dan membahayakan kendaraan yang dibawa. Akan lebih baik lagi juga tersedia sarana transportasi umum atau transportasi khusus pariwisata menuju lokasi tersebut. Hal ini pun tentu seiring waktu berjalan setelah semakin terkenalnya dan semakin banyaknya pengunjung menuju lokasi wisata tersebut. Sekali lagi, pembenahan yang dilakukan mungkin saja bernilai rupiah besar diawal yang sejatinya bukanlah biaya, tetapi sebuah investasi yang seiring berjalannya waktu akan tertupi oleh penambahan pendapatan yang diperoleh dalam pengelolaan objek wisata tersebut.

Marketisasi Objek Wisata

Seringkali ada banyak tempat yang bernilai estetika tinggi namun tidak banyak orang yang tahu akan keberadaannya. Promosi objek wisata adalah suatu hal yang perlu untuk dilakukan. Mulai dari promosi yang sifatnya fisik maupun di dunia maya. Salah satu contohnya adalah tersedianya rambu penunjuk arah yang menunjukkan lokasi wisata tersebut. Khususnya untuk wisatawan luar daerah, tentunya akan kesulitan menemukan lokasi objek wisata jika tidak ada rambu penunjuk menuju lokasi wisata tersebut karena hanya mengandalkan informasi alamat lokasi objek wisata saja. Kemudian juga perlu dilakukan promosi objek wisata tersebut di surat kabar dan majalah, atau lebih baik lagi juga perbanyak menyelenggaran kegiatan-kegiatan pertunjukkan atau panggung hiburan, terutama saat masa-masa liburan. Hal tersebut akan menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Kemudian, masifikasi promosi objek wisata melalui sosial media dan dunia maya juga perlu dilakukan. Sasarannya adalah parawisatawan luar daerah, apalagi jika ada tersuguhkan keeksotisan objek pariwisata tersebut. Para traveler acap kali mencari informasi destinasi wisata yang mau dikunjungi di dunia maya, jikalau mampu untuk menampilkan dan menunjukkan keindahan objek wisata yang ditawarkan melalui dunia maya tentunya akan menarik para traveler tersebut untuk berkunjung pada lokasi wisata yang dikenalkan, apalagi jika objek wisata tersebut belumlah terlalu terkenal namun menjual eksotisitas yang luar biasa.

Untuk implementasi aspek yang penulis sampaikan di atas sangat perlu diperhatikan kerja sama yang baik antara pemerintah dan pengelola objek wisata. Karena ketersediaan tempat rekreasi yang baik dan memuaskan juga merupakan kebutuhan masyarakat sehingga juga merupakan tanggungjawab pemerintah daerah untuk peduli dengan hal ini. Pastinya dibutuhkan kos yang cukup besar diawal untuk investasi. Namun, seiring dengan berkembangnya objek wisata tersebut dan pertambahan pendapatan yang diperoleh, pada akhirnya akan menyumbang nilai yang cukup besar juga untuk peningkatan pendapatan asli daerah tersebut.

Comments
  1. suararaa says:

    explore sulawesi, nggi.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s