Sejenak Ku Tersadar..

Posted: July 17, 2014 in curcol abiss :D
Tags:

Semalam sempat ber WA an dengan teman lama, yang tiba-tiba menawarkan seorang calon buatku. Setelah dijelaskan, ternyata wanita yang direkomendasikannya tidak memenuhi kriteriaku. Dan juga sebenarnya dalam waktu dekat ini tidak berniat hunting-hunting calon karena baru akan bisa menikah masih satu tahun lagi, sehingga mendengar penawaran juga tidak berniat untuk menggali lebih dalam mengenai wanita yang dia rekomendasikan, hehe.

imagesSejenak tersadar, temanku tersebut adalah orang yang sekian yang sempat menawarkan calon kepadaku. Sebelumnya juga ada beberapa teman yang melakukan hal yang sama, dan tidak ada yang aku telik lebih jauh dan tindak lanjuti. Karena memang belum saatnya bagiku untuk nyari calon pendamping hidup, tahun depan aja lah pas udah dekat2 dengan hari yang memang aku sudah terbuka jalan lebar untuk melangsungkan pernikahan.

Sejenak ku tersadar, ngomong-ngomong dalam pencarian calon, hal yang menjadi perhatian terlebih dahulu adalah kriteria yang diinginkan. Pada sebuah proposal pernikahan kriteria yang diinginkan ini sangat penting untuk dijelaskan, karena berdasarkan kriteria yang saling klop lah murabi/ah nya mempertemukan mereka. Sejenak ku tersadar, kriteria ku sebelumnya belum terlalu jelas sepertinya. Aku hanya mencari seorang akhwat sholehah. Nah kriteria akhwat nya mau akhwat yang seperti apa? Sholehahnya solehah seperti apa? Kayaknya memang perlu standar acuan yang lebih jelas dan terukur deh, walaupun tidak semua standard itu yang bisa diukur. Dari percakapan semalam dengan teman ku tersebut, sempat ditanya memang standar kriteria yang dimaksud seperti apa. Lebih gampang nya mungkin menyebutkan role model, tapi juga role model seperti apa yak? Nah, semalam entah dapat Ilham dari mana aku menyampaikan beberapa standard kriteria calon pendamping hidup yang ingin ku cari, dan ada sedikit penambahan saat aku tuangkan pada blog ku kali ini.

  1. Akhwat sholehah. Standard nya adalah hafal juz 30. Mengapa demikian? Jika seseorang tersebut seorang penghafal Qur’an, dapat diyakinkan bahwa ia selesai dengan kriteria2 sholehah lainnya. Setidaknya dengan bekal hafalannya tersebut, ia akan membesarkan anak-anakku kelak dengan firman Tuhan yang ia hafal. Berani menawarkan standard demikian, karena Alhamdulillah aku juga udah hafal Qur’an juz 30, juz 1, dan juz 2, hehe. Walaupun untuk juz 1 dan juz 2 nya malu untuk mengungkapkan betapa parahnya kondisi hafalannya, alamat karena hampir tidak pernah di murajaah (aduhh, nasib L).
  2. Bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik. Standardnya adalah bisa memasak rendang padang. Nah, ada banyak hal tersembunyi sehingga ini menjadi standard pilihanku. Masak rendang merupakan salah satu masakan yang terumit dalam pembuatannya, menurut perkiraan ku sih, karena secara belum pernah masak rendang juga. Sehingganya jika seseorang wanita tersebut bisa masak rendang, ia bisa diprediksi adakah orang yang sabar, karena membuat rendang butuh kesabaran, makan waktu yang lama. Ia bisa diprediksi sebagai orang ulet dan telaten juga, karena masak rendang butuh ketelatenan mengingat kepemahaman akan racikan bumbunya, adukannya, termasuk besaran api kompor dan tungku nya. Wanita yang bisa masak rendang, kemungkinan besar ia adalah orang minang, berupa lahir dan besar di ranah minang. Yang keturunan ini menjadi factor pilihanku, tanpa bermaksud rasis, aku punya alasan sendiri mengapa harus menikah dengan wanita minang.
  3. Berpendidikan baik. Standard nya jelas dan tidak perlu dijelaskan sepertinya. Wanita tersebut lulus Perguruan Tinggi, kalau bisa sih S1, kalau pun D3 juga gak apa-apa. Bagaimana kalau S2? Gak apa-apa sih, hanya saja aku perlu berpikir dua kali, karena menurutku pasangan yang pas dan sekufu baginya adalah seorang ikhwan yang juga lulusan S2 atau bahkan S3, hehe.
  4. Cantik. Kriteria ini tidak aku tulis di proposal pernikahan ku sih sepertinya. Karena cantik ini amat relative, karena sejatinya seorang akhwat yang berbudi pekerti dan beragama baik kecantikan dari dalam itu akan muncul dengan sendirinya. Sebagaimana kata Cherrybele, “kamu cantik dari hatimu”. Well, gak seharusnya bagi tiap ikhwan menstandarkan tinggi factor kecantikan dalam mencari pilihannya. Walaupun aku sendiri tetap mempertimbangkan hal ini, hehehe. Walau sekali lagi, cantik itu amat relative, tiap orang punya standard dan selera nya sendiri, dan tidak bisa disamakan antara satu laki-laki dengan laki yang lainnya. Nah, cantik bagaimana yang aku cari, simple sih, setidaknya tidak ada yang mengatakan kalau dia itu jelek. Udah itu aja, simple.
  5. Berikutnya, ini kriteria khusus sih. Karena aku bekerja di sebuah BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke, makanya berpindah antar daerah dalam waktu beberapa tahun itu adalah hal yang lumrah terjadi. Maka, tentunya aku harus bertemu dengan seseorang yang siap dengan kondisi ini, siap merantau, berjiwa petualang, cepat beradaptasi di lingkungan baru. Kalau ia manja, sulit untuk jauh dengan orang tua, wah kalau tipe akhwat seperti ini kayaknya memang bukan jodoh deh.
  6. Kemudian, aku tidak terlalu merekomendasikan bagi istriku nanti untuk juga bekerja, karena menurutku penghasilanku saat ini Alhamdulillah lebih dari cukuplah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga ia bisa benar-benar lebih focus dalam mengelola rumah tangga. Menjaga hartaku, mengurusku dan anak-anaknya, dan juga menjadi ibu sekaligus mutarabyah bagi anak-anaku kelak. Namun jika ia tetap ingin bekerja juga gak apa-apa, dengan ketentuan seperti point no 5, bisa pindah-pindah, hehhe. Aku malah berharap ia adalah seorang yang punya jiwa bisnis, jadi biarlah ia menghabiskan waktu senggangnya dengan mengelola bisnis tersebut yang ia bisa lakukan dari dalam rumah, untuk modal bisa aku siapkan lah, hehe.

 

Nah, ini kok malah kayak take me out yak, hehe. Bukan, ini hanya sekedar unek-unek tulis. Setelah sekian lama tidak menyentuh ini blog.

Comments
  1. senyum-senyum baca note nya da…. 🙂
    syarat no 2 sepertinya ckup berat …wkwkwk…
    semoga da mz sgra menemukan jdohnya, *mw menawarkan akhwt g jd coz msih satu thun lg ya.. hehe..peace da 😀

  2. anggiawan23 says:

    wkwkwkw..mentang-mentang si Nurul ko mah..
    syarat no 2 berat po? bikin rendang doang kan? kayaknya hampir smw akhwat minang bisa bikin rendang deh? atau udah nggak lagi yo? #jamanUdahBerubah #kelamaandiPerantauan..wkwkw
    Disimpan aja dulu yg mau ditawarkan itu Nurul, klw jodoh pasti ketemu #tssahh..:D

  3. aqied says:

    semoga dipertemukan sama bidadarinya di waktu yg tepat ya, nggi

  4. suararaa says:

    Aigooo…. Perfect bgt standarmu…. Dr bbrp laki2 yg kutahu jg punya standar yg sgt amat tinggi spt ini. Mnrtku ga ada salahnya tp hrs ada standar prioritas, dan bs jadi terlalu banyak standar nanti ktika dapat malah kecewa. Pnh mndgar seorang ustadz bercerita, beliau menjodohkan orang, dg kriteria dr pihak lelaki ada bbrp belas poin. Akhirnya ada yg mendekati smua poin tsb dan stlh menikah, suami tsb berkali2 dtg ke ustadz lg karna protes bhw istrinya tdk sesuai kriterianya. Intinya kriteria2 yg dia buat itu malah akan membuat tdk bersyukur…
    Yah smoga dirimu bs mndapatkan wanita sholehah sesuai idaman dan bersyukur stlh mendapatkannya.

    • anggiawan23 says:

      hehehe, nama nya juga proposal..terkadang ada kelabay-an dalam standard yang diajukan. Dan ujung2 nya kan sesuai negoisasi juga. Kalau cocok dan bisa saling melengkapi, tentu lanjut. Benar katamu harus ada prioritas dan tidak saklek terhadap standard2 yg non prinsipil.
      Tapi yang pasti satu hal yang ku yakini adalah jawabannya sudah ada d langit, aku tinggal menunggu aja kapan nama yang ada di langit itu akan muncul, bahkan boleh jadi seseorang tersebut tidak dalam satu kriteria pun seperti di atas. Hanya sekedar berikhtiar, segala sesuatunya tentulah sudah ada ketetapan oleh Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s