Archive for February, 2014

Kota Baru Gunungnya Bamega

Posted: February 13, 2014 in curcol abiss :D
Tags:

Memang takdir seseorang tak bisa ditebak dan terbayangkan, siapa yang nyangka aku dulu yang tahu nya cuma Payakumbuh, Sumatera Barat dan sekitarnya, tiba-tiba aja sudah berada di Yogya, menuntut ilmu lebih kurang 4 tahun di sana serta sempat dengan mengunjungi beberapa wilayah seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Solo, Bali, Makassar, dan beberapa kota lainnya. Kemudian, selesai kuliah di Yogya takdir mempertemukan ku di Kota Balikpapan, Kota Minyak yang ada di Pulau Borneo. Tidak berhenti hingga disitu, setahun melalangbuana di Balikpapan, aku di pindahtugaskan ke Kota Baru, Kab Pulau Laut, Kalimatan Selatan. Saat memberitahu perihal kepindahanku ini, ada banyak kerabat dan sahabat yang sempat bertanya saat disebut Kota Baru.

“Kota dimana itu?”, “Apakah ada di peta?”, kira-kira begitulah komentar yang muncul saat aku memberitahukan tentang adanya nama Kota Baru di Kalimantan Selatan ini kepada mereka. Jadi dimanakah Kota Baru itu? Aku belum tahu sepenuhnya, namun seminggu berada di kota kecil ini setidaknya aku bisa sedikit bercerita banyak tentang kota ini.

indexKota Baru terletak di sebuah Pulau Laut di selatan Kalimantan. Saat perpindahan dari Balikpapan ke Kota Baru ini, aku melewati jalur darat selama lebih kurang 15 jam-an (include perjalanan dengan ferry). Sebenarnya ada jalur udara dengan dua kali naik pesawat Balikpapan-Banjarmasin-Kota Baru. Tapi karena aku harus bawa barang banyak dan bawa mobil juga, akhirnya pake mobil aja ke Kota Baru nya ini. Cukup melelahkan memang, tapi karena nya aku tahu wilayah-wilayah yang aku lewati dari Balikpapan (Kaltim) hingga ke Kalsel. Pukul 06.00 pagi aku berangkat dari rumah menuju Pelabuhan penyebrangan Karianggau, sesampainya disana nunggu sekitar setengah jam, setelah itu baru naik kapal. Namun ternyata ferry nya baru berangkat jam 8 lebih, sehingga sampai di sebrangnya yaitu penajam pada pukul 09.00. Dari penajam jalan lurus terus menuju Banjarmasin. Hanya saja jalannya banyak berlobang sehingga harus bener-bener hati-hati dalam menjalankannya. (more…)

Kasih Tak Berharap (2)

Posted: February 12, 2014 in story
Tags: ,

Episode 2

Hari itu, saat jeda istirahat pertama kegiatan belajar mengajar, Wawan menghampiri Yuni di depan kelasnya. Pagi sebelum masuk kelas Yuni sempat berpesan pada Wawan bahwa ada hal penting yang ingin ia sampaikan. Wawan ingin segera saja diomongkan pada pagi itu, tetapi berhubung bel masuk sudah berbunyi, mereka pun belum sempat membicarakan apapun. Ketika sesi istirahat pun datang, segera saja Wawan menuju kelas Yuni. Wajah murung Yuni saat berbicara dengannya tadi pagi sungguh memenuhi tanda tanya dalam benaknya, sehingga pelajaran matematika yang disampaikan di kelas tadi pun tidak terserap sama sekali karena ada hal lain yang telah mengganjal di pikirannya.

Saat bertemu Wawan, wajah Yuni pun belum berubah, masih murung sebagaimana ditemui Wawan tadi pagi.

“Ada apa toh Yun? Kamu kok wajahnya sedih banget gitu?”, Wawan mengawali pembicaraan.

“Hmm, iya..ada hal penting yang musti aku sampaikan ke kamu Wan..tentang hubungan kita”, jawab Yuni.

“Ada apakah Yun? Maaf banget yaa, kalau selama ini aku belum bisa menjadi pacar yang baik bagimu. Masih kurang perhatian”, sesal Wawan.

“Bukan itu Wan, kamu udah baik banget kok. Bahkan aku seneng banget bisa jadi pacar kamu. Masalahnya ada pada aku”, bantah Yuni.

“Terus..ada apakah kira-kira gerangan?”, tanya Wawan penasaran.

“Hmm…kita ketahuan pacaran sama Mama..”, jawab Yuni.

“Hahh?? Kok bisa? Gimana ceritanya?”, penasaran Wawan makin menjadi.

“Jadi, saat kita jalan bareng hari Minggu kemaren, ada tetanggaku yang ngeliat. Terus diadukan ke sama Mama ku. Kemudian, aku diintrogasi Mama, aku gak bisa boong sama Mama. Mama marah, karena seharusnya belum saatnya pacaran, disuruh belajar serius. Dan aku diminta mutusin kamu. Atau hal ini akan diceritakan ke Papa, dan kalau Papa sampai tahu pasti lebih rumit lagi masalahnya”, cerita Yuni sedih dengan mata yang berkaca.

Wawan pun terdiam, tidak mampu berkata apa-apa. Sungguh dia sangat sayang pada Yuni, dan saat ini ia lagi semangat-semangatnya belajar disertai dengan aktivitas lain seperti pramuka, osis, dan latihan band tidak lepas dari faktor support dari Yuni. Bagaimana mungkin mereka harus putus secepat ini? Wawan pun hanya menarik nafas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya. Kekagetannya barusan membuatnya bingung harus berkata apa.

“Aku bingung Wan, aku sangat sayang kamu, aku gak mau kehilangan kamu. Tapi aku juga takut sama ancaman Mama”, sesal Yuni.

“Hmm..gimana ya Yun. Aku juga sedih kalau kita harus berpisah secepat ini. Jujur, aku belum ikhlas untuk putus denganmu. Tapi…aku bingung..terserah kamu saja lah”, Wawan berlepas diri.

“Wan..aku gak mau putus denganmu..aku gak mau kehilanganmu..tapi..”, sesal Yuni sambil terisak.

“Tapi mau gak mau kita harus putus kan? Itu kan yang kamu mau bilang. Sudahlah, to the point aja lah ya. Kamu inginnya hari ini kita putus kan? Ok, kita putus. Mungkin memang belum saatnya untuk kita bersatu, atau bahkan memang ditakdirkan kita tidak berjodoh.”, jawab Wawan dengan nada meninggi.

“Wan…!!!”, tangisan Yuni makin menjadi.

Wawan pun beranjak pergi meninggalkan Yuni, walau samar-samar ia mendengar Yuni memanggil-manggil namanya. Beberapa siswa siswi yang berada disekitar kelas pun pada menoleh, mencoba menyaksikan adegan drama picisan yang sedang terjadi. Wawan pun tak peduli, emosi bercampur sedih berkecamuk dalam dirinya. Kalau saat-saat gundah seperti ini obat peredanya adalah makan, maka ia pun pergi ke kantin, dan memesan mie goreng double pakai telur. Semoga setelah perutnya terisi sedikit memberi ketenangan harapnya.

Sementara Yuni, yang ditinggal pergi dalam keadaan menangis oleh Wawan, masuk kedalam kelasnya dengan tangis yang makin menjadi. Beberapa teman akrabnya pun mencoba menghibur atas kesedihan yang menimpanya. Pun hingga bel masuk berbunyi, tangisan Yuni pun belum berhenti sehingga sempat menimbulkan tanda tanya oleh guru yang mengajar.

Balasan Surat Adik Bintang

Posted: February 11, 2014 in curcol abiss :D
Tags:

Pada tulisan sebelumnya https://anggiawan23.wordpress.com/2014/01/06/surat-dari-adik-bintang/ aku ada posting Surat dari adik bintang Hozhizora karena keterlibatan dalam Yayasan pendanaan tersebut. Rencananya dalam waktu dekat akan juga nge posting balasan surat yang aku kirim, tapi kelupaan karena kesibukan ngurusi kepindahan kemaren ini. Karena comment dari salah satu temen blog juga, baru keingat untuk ngeposting balasan surat ku tersebut.

berikut…

Slide1 Slide2

 

Kasih Tak Berharap (1)

Posted: February 7, 2014 in story
Tags: ,

Tiada kisah paling indah, kisah kasih di sekolah. Penggalan syair dari Obie Mesakh itu senantiasa menjadi lantunan lagu terindah buat para mereka remaja yang lagi dirudung cinta. Begitupun hal nya dengan Wawan, salah satu siswa SMP Bahari di kota Payakumbuh. Sudah hampir 3 bulan ini perasaannya tidak menentu, ada perasaan senang setiap kali melihat gadis tersebut, apalagi kala berbicara dengannya. Perasaan apakah itu? Apakah itu yang nama nya cinta? Ingin ia mengungkapkan rasa ini, tapi dia belum terlalu percaya diri, takut kalau cinta nya ditolak. Gadis yang memesona nya itu adalah siswi di lokal sebelah, kelas VIII A, yang bernama Yuni.

Sebelumnya Wawan dan Yuni sudah cukup dekat sebagai seorang teman, tahun lalu mereka satu lokal saat masih kelas VII. Pada kelas VIII ini, mereka berbeda kelas, Wawan masuk kelas VIII C sementara Yuni ada di kelas VIII A. Semenjak kelas VIII ini, interaksi mereka pun jarang terjadi, palingan hanyalah ketika pinjam dan meminjam buku. Wawan amatlah senang kalau Yuni meminjam buku catatannya, entah apa alasannya Yuni meminjam ke dia, padahal dia bukanlah termasuk orang yang rajin mencatat. Setiap Yuni sudah mengembalikan buku pinjamannya, Wawan selalu memeriksa keseluruhan buku tersebut, berharap ada surat atau apalah yang ditemukannya yang berisi ungkapan hati Yuni, namun setiap selesai dipinjam buku nya tetap seperti sebelumnya, tidak ada perbedaaan sama sekali. Firasat Wawan mengatakan bahwa Yuni juga punya perasaan terhadapnya, hal itu terlihat dari tatapan matanya, senyumannya, ataupun kebiasaan Yuni yang suka minjam buku catatannya. Namun, Wawan bukanlah pria yang pemberani dalam mengungkapkan cinta, hingga suatu saat dia sudah melihat petanda yang jelas, saat itulah mungkin cinta ini akan terungkap. Hingga kemudian, saat hari ulang tahunnya, Wawan sudah menemukan tanda yang jelas tersebut. (more…)

Golongan Darah

Posted: February 6, 2014 in Uncategorized

menarik, ijin reblog yaa..:D

Aiendyu

golongan darah

Golongan darah menurut Hape gue, eh menurut Wikipedia yang gue buka di Hape :p,  adalah pengklasifikasian darah dari suatu individu berdasarkan ada atau tidak adanya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah. Golongan darah terdiri dari golongan darah A, B, AB dan O. Nah gue ketemu nih komik2 lucu tentang golongan darah ketika gue lagi gugel mengenai darah. Dari komik kocak ini kita bisa liat loh tentang Sifat-sifat dari golongan darah kita,,yuk mariiiiiii 😀

View original post 112 more words