Belum Ada Judul (18-19)

Posted: May 16, 2013 in story

Episode #18

Sarah masih tak kuasa melihat kepergian Habib yang terlalu tiba-tiba…

Air matanya terus mengalir ketika melihat Habib semakin lama semakin menghilang dari pandangannya…

Habib akhirnya masuk ke ke dalam pesawat…

Hampir 15 menit Sarah menunggu sampai akhirnya Ia melihat pesawat Garuda Indonesia yang dinaiki Habib lepas landas…

“Hati-hati ya mas Habib, semoga selamat sampai tujuan… maafkan aku …”, gumam Sarah dalam hati…

Sarah terus memandangi pesawat itu sampai tak terlihat lagi di antara awan-awan…

Ia masih sedih dan gundah… ia terus menangis sambil terduduk di bangku ruang tunggu…

Hampir 20 menit lamanya Sarah tidak bergerak dari tempat itu… sedikit demi sedikit ia mencoba untuk tenang…

“Insya allah setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan semua pasti ada hikmahnya… Ya Allah, bantulah hamba mu ini…bismillah…”, gumam Sarah dalam hati sambil mencoba berdiri…

Sarah menghapus air matanya …

Ia pun bergegas kembali menuju apartemen nya….

***********

Di waktu yang sama Faris terus menunggu Sarah dengan penuh kekhawatiran… Ia takut sesuatu terjadi kepada Sarah…

Tepat pukul 13.00 Sarah belum juga tiba…

“Baiklah Yuriko, mungkin Sarah memang sedang ada urusan mendadak… hari sepertinya sudah siang… bagaimana kalau kita kembali ke rumah sakit??”, ucap Faris…

“Baiklah Faris… “, jawab Yuriko sambil mendorong kursi roda Faris…

“Terima kasih Yuriko telah mengajak saya jalan-jalan hari ini… saya sangat senang”, lanjut Faris…

“Oh tidak, saya lah yang berterima kasih Faris, kamu sudah mau saya ajak keluar.. “, jawab Yuriko sambil tersenyum…

Mereka berdua menyusuri taman dan akhirnya kembali ke rumah sakit…

Setibanya di rumah sakit Faris terus melihat handphone nya siapa tau Sarah mengirim sms… ia tidak sadar kalau Yuriko terus memandanginya sejak tadi…

“Faris, kamu tidak apa-apa?”, tanya Yuriko …

“Oh tidak apa-apa Yuriko, ” jawab Faris sedikit terkejut…
“Ah maafkan saya Yuriko… ”

“Baiklah klo bgitu… saya permisi dulu Faris… sampai bertemu kembali…bye…bye..” ucap Yuriko sambil meninggalkan Faris..

“Bye…bye… hati-hati Yuriko…”, balas Faris…

Yuriko sedikit kesal dengan sikap Faris hari ini karena Faris terus memikirkan Sarah padahal ia ada disana…

Yuriko cemburu dengan Sarah… namun ia menyembunyikannya…

***************

Di dalam kereta Sarah terus memikirkan Habib… ia merasa bersalah kepadanya…

Sarah kemudian melihat ke handphone nya… ia terkejut ketika melihat pulahan miscall dari Faris… ia baru tersadar klo Faris pastinya telah menunggunya di Taman Yoyogi…

“Assalamualaikum mas Faris, maaf Sarah tadi tidak jadi ke Taman Yoyogi… tiba2 ada sesuatu hal yg penting yg harus diselesaikan…” ucap Sarah dalam sms yg ia kirimkan…

Faris sedikit terkejut ketika melihat akhirnya ada sms dari Sarah…

“Waalaikumussalam Sarah… oh tidak apa2. Yang penting Sarah baik2 saja kan?? “, balas Faris…

“Insya allah baik2 saja mas, ni Sarah sudah di rumah, ” balas Sarah…

“Oh bgitu… syukurlah… oh ya kirim salam buat Habib…”, ucap Faris…

“Insya allah mas… ” Sarah membalas sms Faris sambil menangis… ia tidak kuasa mengatakan yg sebenarnya…

“Oh ya mas Faris… mohon maaf sebelumnya… mungkin Sarah tidak bisa lagi mengunjungi mas Faris… Sarah sepertinya sibuk sekali… insya allah sepertinya Yuriko bisa mengurus mas… semoga lekas sembuh ya mas…”, ucap Sarah…

Faris sedikit terkejut ketika membaca isi sms Sarah… ia merasa ada sesuatu yg tidak beres terjadi… namun Faris mencoba berpikir positive…

“Oh bgitu ya Sarah… baiklah tidak masalah. Semoga semua urusan Sarah berjalan dengan baik… sebelumnya mas ucapkan terima kasih ya atas perhatian Sarah selama ini…” balas Faris…

“Sarah juga mengucapkan terima kasih mas Faris… bantuan Sarah jangan dianggap besar mas… mas kan sudah saya anggap seperti kakak sendiri… selama ini juga mas Faris sudah banyak membantu Sarah… banyak sekali… sudah sepantasnya
Sarah juga membantu mas… baiklah mas klo begitu, assalamualaikum…”, ucap Sarah…

Ketika membaca sms terakhir dari Sarah… Faris tiba-tiba merasa sedih… “Waalaikumussalam Sarah…” gumam Faris dalam hati… Faris tidak membalas sms terakhir Sarah…

Ia tersadar bahma memang kenyataannya dirinya bukan lah siapa-siapa bagi Sarah… Apalagi Sarah sudah menikah… Faris senang ketika Sarah menganggapnya sebagai kakak, namun di saat yang sama ia sangat menyesali akan sikapnya yang tidak mencerminkan diri sebagai seorang kakak…

“astaghfirullah… maafkan saya Sarah.. maafkan saya Habib…” ucapnya dalam hati…

Perasaan gundah yang terus menghampiri Faris membuatnya tidak bisa tidur malam itu… tiba-tiba ia teringat akan pesan ibunda Sarah saat Sarah pertama kali tiba di Tokyo…

Faris merasa bersalah kepada sang ibu…

Malam itu pun menjadi saksi akan kesedihan dan kegundahan mereka… Habib yang pergi meninggalkan Sarah dengan perasaan sakit hati… Sarah yang menangis karena telah bersalah kepada Habib, Yuriko yang gundah karena perhatian Faris terhadap Sarah yang begitu besar, dan Faris yang merasa telah bersalah kepada Sarah, Habib, dan Ibunda Sarah…

Episode #19

Seminggu telah berlalu sejak kepergian Habib pulang ke Indonesia… Selama itu pula Sarah selalu memikirkannya…

Sarah mencoba berbicara baik-baik dengan Habib…

Sebenarnya Habib juga sempat meminta maaf kepada Sarah akan sikapnya yang tidak dewasa… Habib terlanjur cemburu buta dan menuruti kemarahannya yang membuatnya sekarang berada di Indonesia
dan berpisah dengan Sarah…

Sarah juga sudah mulai merasa tenang karena komunikasinya dengan Habib sudah kembali normal…hubungan mereka semakin baik…

Hari demi hari dilalui Sarah dengan kesibukannya menyelesaikan tugas kuliah…

Statusnya sebagai mahasiswa kedokteran membuatnya harus melakukan penelitian
yang membutuhkan waktu yang lama…

Kini waktu yang biasanya dipakai oleh Sarah untuk menjenguk Faris, sekarang ia gunakan untuk berlama-lama di lab mengerjakan sesuatu…

Hingga suatu saat Sarah menerima telepon dari sang ibu… ternyata sang ibu mengetahui akan masalah yg terjadi antara Sarah dan Habib…

“Assalamualaikum nak, apa kabar dsana??” ucap sang Ibu…

“”Alhamdulilah baik bu… ibu apa kabar?” jawab Sarah..

“Alhamdulilah baik nak… oh ya, minggu depan ibu cuti satu minggu … ibu rencana mau ke Tokyo utk liburan… jemput ibu ya !!!…”, ucap sang ibu…

“bener bu??? wah senangnya… baik bu… sampai ketemu di tokyo… insya allah nanti Sarah jemput”, balas Sarah sambil menutup telepon…

Sarah sangat bahagia mendengar ibunya akan ke Tokyo… ia tidak menyadari kalau ternyata sang ibu memiliki urusan lain yg sangat penting…

Sarah kemudian sibuk mempersiapkan kedatangan ibunya…

**********

Di sisi lain Faris masih terbaring di rumah sakit… ia sebenarnya sangat gundah karena Sarah tidak pernah menjenguk nya lagi… sampai sekarang sebenarnya Faris masih terus bertanya2 apa gerangan yg sedang terjadi…ia masih belum yakin alasan Sarah tidak menjenguknya semata-mata karena sibuk… ia yakin pasti ada alasan lain… tapi ia tidak menanyakannya ke Sarah.. Faris menghormati keputusan Sarah…

Namun kegundahannya sedikit terobati dengan kehadiran Yuriko.. hampir setiap hari Yuriko datang menjenguknya…

Sebenarnya Faris mulai bertanya2 mengapa Yuriko begitu perhatian kepadanya…

“Apakah Yuriko suka terhadapku? ah mungkin cuma perasaanku saja, ” gumam Faris dalam hati sambil melihat Yuriko yang sibuk membersihkan ruangan Faris…

“Ada apa Faris? mengapa melihat saya terus?? ” ucap Yuriko yg tiba2 melihat ke arah Faris…

“ah itu… hmm… tidak apa2 Yuriko…” jawab Faris sedikit gugup…

Ia kemudian berpaling ke arah lain sehigga Yuriko tidak lagi menanyainya….

Beberapa saat kemudian dokter Kubota pun masuk bersama Suster Aoki….

“Selamat siang Faris… apa kabar?? ” tanya dokter Kubota…

“halo dokter… selamat siang… kabar saya baik… ” jawab Faris tersenyum…

“oh ya Faris… saya datang membawa kabar gembira buatmu … ” ucap dokter

Faris yg tadi berbaring mencoba duduk. Ia sangat bersemangat ingin mendengarnya…

“apa itu dokter ? ” tanya Faris penasaran…

“oh ya… setelah saya melihat hasil perkembangan kesehatan kamu, sepertinya 2 minggu lg kamu sudah boleh mulai utk mencoba berjalan… jika tidak masalah, perkiraan saya 1 bulan lg kamu sudah boleh keluar dan memakai tongkat… ” ucap dokter Kubota…

Faris sangat senang mendengarnya… sebelumnya dokter mengatakan 3 bulan penyembuhan, namun skrang sudah bisa hanya dalam 2 bulan….Ia tidak sabar ingin kembali ke kampus dan melanjutkan kuliah dan penelitiannya…

“baik dokter… terima kasih atas bantuannya selama ini…” jawab Faris…

Dokter Kubota tersenyum dan keluar ruangan…

Perasaan senang juga terlihat di wakah Yuriko… segera ia menghampiri Faris…

“selamat ya Faris… semoga kamu cepat sembuh ya supaya kita bisa jalan2 dengan bebas… ” ucap Yuriko…

“terima kasih Yuriko… terimakasih sudah membantu saya selama ini…” balas Faris…

*************

Hari demi hari dilalui Faris di rumah sakit dan ditemani Yuriko… Ia ingin memberitahu Sarah kalau dirinya minggu depan sudah boleh mulai berjalan… namun ia ragu2 utk mengirim sms ke Sarah…

Sesekali professor Tanaka, ayah Yuriko, juga datang menjenguk Faris… Faris, Yuriko dan professor Tanaka tampak sudah akrab sekali… mereka terbuka satu sama lain.. professor Tanaka bahkan sering menceritakan kenakalan dan kelucuan Yuriko sejak ia kecil… Hal itu disambut sikap malu2 yg tampak pada wajah Yuriko….

Suatu saat ketika professor Tanaka berkunjung ke rumah sakit, ia nampak bersemangat sekali… Ada hal yg ingin ia tanyakan ke Faris…

“Faris… setelah lulus kuliah, kamu akan pulang ke Indonesia atau akan tinggal di Jepang?? ” tanya professor Tanaka serius…

Faris sedikit terkejut mendengar pertanyaan sang professor … Ia kemudian melihat Yuriko yg sepertinya juga sedang menanti jawaban Faris… sepertinya Yuriko ingin agar Faris tetap tinggal di Jepang…

Faris termenung agak lama… ia berpikir keras sambil memikirkan nasibnya ketika nanti lulus… ia mencoba membanding-bandingkan antara pulang ke Indonesia atau tinggal di Jepang…

Faris memandang wajah professor tanaka dan yuriko sedikit agak lama… mereka masih menunggu jawaban Faris…

Akhirnya Faris mendapatkan jawabannya… ia tersenyum dan mengatakan …….

????

bersambung….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s