Belum Ada Judul (17)

Posted: May 13, 2013 in story

Episode #17

Sarah tiba di Stasiun Yoyogi Koen pukul 9.40 ketika tiba2 Ia mendapat sms dari Habib…

Ia berencana akan menemui Faris yg saat ini sedang bersama Yuriko di Taman Yoyogi…

Ketika Sarah menerima sms dari Habib, betapa terkejutnya Ia ketika membaca isi pesan itu…

Sarah menangis sejadi-jadinya karena tidak membayangkan akan seperti ini jadinya…

Habib, suaminya, tiba2 akan pulang ke Indonesia. Sangat mendadak sekali…

Sambil menangis, tanpa pikir panjang Sarah segera berangkat menuju bandara Narita… Ia tidak ingin membiarkan Habib pergi bgitu saja….

Sarah segera masuk ke stasiun. Perjalanan dari stasiun Yoyogi Koen ke bandara Narita akan menempuh waktu 78 menit. Ia harus mengganti kereta di stasiun Harajuku, kemudian ganti lagi di stasiun Nippori sebelum akhirnya menaiki kereta skyliner menuju Narita. Sesuai jadwal, Habib akan pulang menaiki Garuda Indonesia pukul 12.00. Jika tidak ada halangan di jalan, Sarah akan tiba di bandara Narita pukul 11.00. Insya allah Sarah yakin masih dapat mengejar Habib…

Sambil terus berusaha menahan tangisannya, Sarah menguatkan diri untuk masuk ke dalam kereta…

Ia duduk sambil menangis. Ia tak membayangkan Habib akan bersikap seperti ini. Sarah sadar pasti ini karena salahnya…

********
Di saat yg sama Faris mulai khawatir ketika Sarah belum juga tiba di Taman Yoyogi. Berkali2 ia melihat ke handphone nya siapa tahu Sarah tiba2 mengirim sms.

“kok Sarah belum juga sampai ya Yuriko? “, tanya Faris kepada Yuriko.

“iya benar Faris… seharusnya Sarah sudah dsini. Ya sudah kita tunggu saja ya”, jawab Yuriko tersenyum…

Setengah jam berlalu ketika Sarah belum juga tiba… Faris lalu mencoba menghubungi Sarah, namun tidak ada jawaban… Berkali2 Ia mencoba, tp tetap tidak ada jawaban…

“sudahlah Faris, mungkin saja Sarah tiba2 ada keperluan dan tidak sempat memberi kabar ke kamu… positive thingking saja ya”, ucap Yuriko mencoba menenangkan Faris yg sejak tadi gelisah…

“baiklah Yuriko… semoga tidak terjadi apa2 ya dgn sarah… makasi ya.. ” jawab Faris…

***********

Dengan perasaan sedih Sarah menaiki JR line menuju stasiun Nippori. Di sepanjang perjalanan Sarah terus berpikir apa yg nantinya akan Ia sampaikan ke Habib…

Ia tidak menyadari klo sejak tadi handphone nya berdering. Itu adalah panggilan dari Faris…

Sarah terus melamun ketika tiba2 kereta berhenti secara mendadak… Sarah tersadar… Ia berusaha mencari tahu apa yg sedang terjadi…

Suara masinis tiba2 terdengar yg memberitahukan bahwa ada kecelakaaan. Ada seseorang yg melompat ke rel kereta utk bunuh diri. Penumpang diharapkan menunggu sekitar 10-20 menit…

Yaa begitulah di Jepang… tingginya tingkat stress menyebabkan meningkatnya tingkat bunuh diri dan salah satu cara yg mudah adalah dengan melompat ke rel kereta…

Kereta berhenti sekitar 15 menit. Sarah mulai khawatir dan terus melihat jam. Ia terus berdoa semoga kecelakaan segera diurus dan kereta bisa kembali berjalan…

20 menit kemudian kereta kembali berjalan. Sarah tiba di stasiun Nippori pukul 10.50. Segera ia menuju skyliner. Namun karena Ia terlambat, Sarah terpaksa menunggu sekitar 10 menit untuk menaiki kereta berikutnya…

Berkali2 Sarah melihat jam berharap ia sempat mengejar Habib…

Sarah akhirnya tiba di bandara Narita pukul 11.40.

Dengan terengah Sarah bergegas mencari Habib… Masih ada 20 menit lg sebelum Habib berangkat…

Ketika Sarah tiba, Ia segera menuju pintu keberangkatan… Sarah mengamati setiap penumpang yg akan masuk dan Ia melihat Habib dsana sedang mengantri…

“masya allah, mas Habib… mas!!! “, panggil Sarah…

Habib tidak mendengar panggilan Sarah…

“mas Habib !!!” , kembali Sarah memanggil…

Habib yg sedang mengantri terkejut ketika ada yg memanggil namanya…

Ia segera melihat ke sekeliling… dan tampaklah oleh nya Sarah sedang berlari menuju arahnya…

Sarah berlari sambil menangis…

Habib yg mengantri kemudian keluar dari antrian dan menemui Sarah…

Habib kemudian mengajak Sarah duduk di bangku di sekitar pintu keberangkatan…

*********

3 menit mereka diam, tak satupun mengeluarkan suara…

Habib diam terpaku, sedangkan Sarah menangis…

“maaf Sarah, mas akan pulang !!!” ucap Habib…

Mendengar kata-kata Habib, Sarah semakin menangis…

“maafkan Sarah mas Habib, maafkan Sarah… mungkin ada kesalahpahaman… Sarah minta maaf… ” jawab Sarah…

Habib tidak berkata apa2… Ia hanya tersenyum melihat Sarah… Namun tampak air mata mengalir di wajahnya…

Tiba2 suara pengumuman terdengar yg menandakan semua penumpang harus segera masuk…

Habib kemudian berdiri…

“mas berangkat Sarah… assalamualaikum… ” ucap habib…

Sarah semakin menangis mendengar kata2 Habib…

“jangan pergi mas… tolong jangan pergi… saya butuh mas … jika memang ada yg salah, silahkan Sarah dibimbing… tp Sarah butuh mas …” ucap Sarah sambil terisak2…

Habib hanya tersenyum melihat Sarah… Tiba2 Sarah berdiri… Ia kemudian memeluk Habib… pelukan itu sangat kuat… pelukan seorang istri yg sangat membutuhkan suaminya…

“baiklah Sarah, mas pamit dulu… assalamualaikum… ” , Habib kemudian melepaskan pelukan Sarah dan menuju ke pintu keberangkatan…

Sarah tak kuasa melihat kepergian Habib…
Ia paksakan melihat Habib yg masuk ke pintu keberangkatan…

Sarah terus melihatnya sampai Habib benar2 menghilang dari pandangan Sarah…

bersambung ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s