Belum Ada Judul (15-16)

Posted: May 10, 2013 in story

Episode #15

Faris masih sedikit kaget dengan pertanyaan Yuriko… ia bingung harus menjawab apa… tampak wajah penuh penantian akan sebuah jawaban terlihat jelas di raut wajah Sarah dan Yuriko…

“Hmmm… sebenarnya saya dulu pernah dijodohkan dengan seorang gadis… mungkin saya pernah cerita ke Sarah…” ucap Faris sedikit mengingat masa lalunya…

“iya, benar mas Faris… ” Sarah mengangguk…

“Awalnya saya tidak memadang itu sesuatu yang serius, tetapi tanpa disadari saya jatuh cinta terhadap gadis itu…”…
“Tapi sangat disayangkan, gadis itu dinikahkan dengan pemuda lain… ” lanjut Faris dengan perasaan menyesal…

“Ow bgitu ya??? terus saat ini kamu masih mencintai gadis itu? ” tanya Yuriko penasaran…

Faris memandang wajah Yuriko sejenak… kemudian ia memandang wajah Sarah… Faris yang sempat duduk kemudian berbaring… ia menutup kedua matanya…

Beberapa saat Yuriko dan Sarah menunggu jawaban Faris… tampak wajah Faris sedikit mengkerut menandakan ia sedang memikirkan sesuatu…

dan tiba2 Faris pun berkata …

“Ia, saya masih mencintainya… sangat mencintainya Yuriko !!!…” jawab Faris …

Mendengar jawaban itu, Yuriko sedikit gundah… ada perasaan tak enak yang menghampirinya… namun di saat yang sama ia juga merasa kasihan melihat Faris yang cintanya tidak berbalas…

Sedangkan Sarah merasa sedikit kaget… ya benar kalau Faris pernah cerita kalau ia pernah dijodohkan dengan seorang gadis.. tapi Faris tidak pernah cedrita kalau ternyata Faris sangat mencintai gadis itu… bahkan sampai saat ini…

Suasana sejenak menjadi hening… Faris masih terus menutup matanya… Yuriko juga diam seperti sedang memikirkan sesuatu… sedangkan Sarah hanya menunduk, diam seribu bahasa…

“Oh maaf Faris, Sarah, sepertinya pertanyaan saya malah membuat suasana menjadi serius…” tiba-tiba Yuriko berusaha mencairkan suasana…

Faris yang sejak tadi memejamkan mata sontak bangun… bgitu juga dengan Sarah yang sejak tadi hanya menunduk…

“Oh iya ya.. kenapa jadi serius bgini jadinya??? hahaha….” jawan Faris…

“tapi saya yakin kok Faris, kamu akan menemukan cinta sejati kamu… saya juga tidak tahu apakah akhirnya dengan gadis itu, atau dengan gadis lain…” lanjut Yuriko…

Faris hanya bisa memandang Yuriko dengan senyuman… Senyuman itu menandakan kalau Faris juga berharap sesuatu yang sama… Sarah juga sependapat dengan Yuriko…

Dalam hati, Yuriko sebenarnya berharap Faris bisa membuka hatinya untuk gadis lain… apakah itu untuknya atau yang lainnya??? ntah lah…

**********

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 6.00 sore. Yuriko pun pamit karena harus segera pulang… begitu juga dengan Sarah…

“Baiklah Faris, kalau begitu saya permisi dulu… sampai ketemu lagi ya…bye..bye ” kata Yuriko sambil meninggalkan ruangan Faris..

“Bye…bye… Yuriko… hati-hati ya… salam saya buat professor Tanaka…” jawab Faris…

“Saya juga pamit dulu ya mas… Assalamualaikum..” ucap Sarah…

“Waalaikumussalam… hati-hati ya Sarah… salam saya juga buat Habib.. bilang kalau ada waktu main kesini ya… ” jawab Faris…

“Insya allah mas…” balas Sarah…

Mereka berduapun kembali meninggalkan Faris sendirian di rumah sakit…

******************

Sarah tiba di apato pukul 7.00 malam. Hari ini untuk kedua kalianya ia terlambat pulang…

“Assalamualaikum…” ucap Sarah…

“Waalaikumussalam… terlambat lagi Sarah..” jawab Habib sedikit ketus…

“Maaf mas Habib, tadi di rumah sakit ada….”….

“Oh ya saya tahu… pasti tentang Faris lagi ya… ya saya paham, tidak perlu dijelaskan…” jawab Habib yang tiba-tiba memotong kata-kata Sarah…

“Kayaknya sih kamu lebih mementingkan Faris dibandingakan saya …” lanjut Habib sedikit kesal…

Sarah kaget mendengar kata-kata Habib, ia ingin menjelaskan tapi sepertinya sia-sia. Sarah melihat Habib sepertinya sedang tidak enak hati…

Habib pun kembali menonton tv… ia tidak menghiraukan Sarah yang sejak tadi terus memandanginya…

Sebenarnya Habib sakit hati karena 2 hari ini Sarah tidak ada untuknya…

Melihat tingkah Habib, Sarah langsung masuk ke kamar… ia merasa tidak ada gunanya meladeni omongan orang yang lagi dalam amarah… Mungkin nanti setelah amarah Habib reda baru ia akan berbicara baik-baik dengan Habib…

Setelah mandi Sarah kemudian menyiapkan makanan… suasana malam itu kembali tak romantis.. keduanya diam membisu, tak satupun mengeluarkan kata-kata atau memulai pembicaraan…

Seusai makan Sarah segera membereskan meja, mencuci piring dann langsung menuju ruang belajarnya… ia kemudian menyibukkan diri mengerjakan tugas-tugas kuliah… sedangkan Habib kembali menonton tv walaupun sebenarnya perasaannya sedang tak menentu…

Hubungan mereka sepertinya sedang tidak baik ….

***************

Hari demi hari dilalui Faris di rumah sakit… namun ia senang karena ada Sarah dan Yuriko selalu hadir untuknya…tanpa terasa ia sudah hampir 1 minggu berada di rumah sakit…

Hari itu adalah hari Sabtu… Sarah yang sedang libur berencana untuk pergi ke luar lebih awal… dengan menaiki kereta JR line ia turun di stasiun Ueno… ia ingin pergi ke Ueno kouen (kouen = taman)…

Taman Ueno adalah salah satu taman yang ada di Tokyo… lokasinya yang cukup strategis, dengan beberapa museum di dalamnya seperti national museum, museum of natural science,museum seni, ditambah lagi dengan adanya danau, dan pohon-pohon sakura yang ketika musimnya akan menampilkan bunga-bunga sakura yang sangat indah, menjadikan taman Ueno banyak diminati dan menjadi salah satu kunjungan orang-orang di Tokyo dan sekitarnya….tempat itu sangat baik untuk refreshing, menenangkan pikiran dan liburan sehingga tidak heran jika akhir pekan taman Ueno banyak dikunjungi oleh orang-orang segala usia…

Sarah kemudian masuk ke taman… ia mengamati lokasi dan mencari spot-spot yang strategis… hari itu Sarah ke tempat itu bukan untuk jalan-jalan melainkan untuk survey…

Besok adalah hari minggu dan Sarah ingin mengajak Faris mengunjungi Taman Ueno untuk refreshing dan menghirup udara segar. Maklumlah sudah hampir seminggu Faris berada di rumah sakit…

Sehabis survey, Sarah pun kembali ke apato nya. Sesampainya di apato, Sarah melihat Habib sedang asyik menonton tv…ia kemudian mendekati Habib…

“Mas Habib, jalan-jalan yuk !!! sudah seminggu ini kita gak kemana-mana berdua kan ya ??…” ucap Sarah sambil tersenyum…

Habib yang sejak 2 hari ini dirundung gundah karena Sarah tidak pernah ada untuknya tiba-tiba senang luar biasa…

“Beneran Sarah?? ” tanya Habib penasaran…

“iya mas… ” jawab Sarah…

“Baiklah kalau begitu… karena hari ini dan besok libur, bagaimana kalau hari ini kita ke Tokyo Skytree dan besok ke Disney Land??” tanya Habib bersemangat…

“Hmmmm bgini mas Habib… kalau jalan-jalannya cuma hari ini saja bisa tidak??” tanya Sarah…

“Loh memangnya besok kamu mau kemana Sarah, ada acara kah???” tanya Habib penasaran…

“Oh bgini mas… besok insya allah Sarah mau mengajak mas Faris ke Taman Ueno untuk refreshing… kasihan mas Faris sudah 1 minggu tidak pernah keluar… kalau mau sih mas Habib bisa ikut bareng kita… bagaimana mas ? ” tanya Sarah …

Mendengar kalau Sarah akan menghabiskan waktunya esok hari bersama Faris, Habib yang tadinya senang langsung kembali kesal…

“Ow Faris lagi ya…??? ya sudahlah kamu pergi berdua saja dengan Faris, sepertinya perhatian Sarah ke Faris membuat Sarah lupa terhadap mas…” jawab Habib kesal dan kemudian kembali menonton tv…

“Bukan begitu mas Habib, maksud Sarah adalah….”

“Cukup Sarah…cukup… ya sudah kamu pergi saja sana menemani Faris… mas di rumah saja… hari ini juga gak masalah kalau kita tidak pergi kemana-mana…” ucap Habib memotong pembicaraan Sarah… ia terlihat sangat kesal…

Sarah pun segera pergi ke luar… ia juga sedikit kesal karena Habib tidak bisa memahaminya… ia berjalan kesana kemari tak tentu arah… ia kemudian naik ke kereta tanpa ada kejelasan mau pergi kemana…

Ia pun duduk di kereta, merenung, dan sedikit bingung… ia kembali merenungi segala apa yang telah ia lakukan…

“apakah yang kulakukan salah ???” gumam Sarah dalam hati…

Sarah gundah, bingung dan sedih…

**********

Waktu menunjukkan pukul 6.00 sore ketika akhirnya Sarah kembali ke apato.

“Assalamualaikum…” ucap Sarah… namun tidak ada yang menjawab….

Sarah kesana kemari mencari Habib tapi tidak menemukannya… ia kemudian masuk kamar dan tiba-tiba melihat ada note yang ditulis oleh Habib… intinya Habib sedang keluar dan tidak perlu menunggunya untuk makan malam…

Setelah mandi Sarah pun makan malam. Ia sendirian , tanpa ditemanai Habib sang sumi… Sebetulnya ia tak selera menelan makanan namun ia memaksanya…

Seusai makan, Sarah menyempatkan diri mengerjakan beberapa tugas kuliah, sebelum akhirnya ia tidur…

*********

Waktu menunjukkan pukul 11.00 malam ketika tiba-tiba Habib pulang…

Saat itu Sarah sudah tidur namun ia terbangun saat mengetahui kalau Habib sudah pulang… Sarah pun pura-pura tidur kembali walaupun sebenarnya matanya terbuka…

Habib yang baru pulang langsung masuk ke kamar… ia rebahkan tubuhnya di kasur dan langsung tidur…

*************

Pagi pun tiba ketika Matahari nan indah memancarkan sinarnya ke seluruh alam…

Hari itu adalah hari Minggu dan seperti rencana, Sarah akan mengajak Faris jalan-jalan ke taman Ueno…

Sarah meninggalkan apatonya pukul 8.00 ketika Habib masih tidur…

Di perjalanan Sarah membayangkan spot-spot yang nantinya akan ia kunjungi bersama Faris di Taman Ueno… dimana mereka akan makan, menikmati pemandangan, dan lainnya sudah ada di pikiran Sarah dan sudah ia rencanakan dengan baik…

Sesampainya di rumah sakit Sarah segera menuju ke ruangan Faris…

Saat Sarah akan masuk ke ruangan, belum sempat ia akan mengucapkan salam, Sarah kaget ketika mengetahui kalau kamar itu kosong, kasur dalam kondisi rapi, dan Faris tidak ada disana…
Episode #16

Sarah kaget ketika mengetahui kalau kamar itu kosong, kasur dalam kondisi rapi, dan Faris tidak ada disana…

Ia kemudian mengecek kamar mandi dan sekelilingnya, namun Faris tidak juga ditemukan…

Di waktu bersamaan Suster Aoki masuk ke ruangan dan melihat Sarah disana…

“Selamat pagi Sarah…” sapa Suster Aoki…

“Selamat pagi suster… oh ya Faris ada dimana suster?” tanya Sarah …

“Oh Faris… ya tadi sekitar setengah jam yang lalu Yuriko datang. Katanya ia ingin membawa Faris ke suatu tempat untuk jalan-jalan mengingat hari ini adalah hari libur, tapi saya kurang tahu pasti kemana Yuriko membawa Faris…” jawab Suster Aoki…

“Oh begitu… baiklah suster. Terimakasih…” ucap Sarah…

Setelah mengecek kamar Faris, Suster Aoki pun meninggalkan ruangan. Sarah masih terdiam di ruangan Faris. Sejenak ia duduk dan merenung sambil melihat ke jendela.

Ia tidak menyangka kalau Yuriko juga memiliki rencana sama persis dengan dirinya.

“Kenapa kemarin aku tidak memberitahu mas Faris kalau aku mau mengajaknya keluar ??? ” gumam Sarah dalam hati. Ia sedikit menyesal. Seandainya saja ia memberitahu Faris, pasti saat ini ia akan bersama Faris menikmati udara segar di Taman Ueno…

Namun apalah daya, nasi sudah jadi bubur…

Sarah kemudian beranjak hendak pulang. Setelah keluar dari rumah sakit, ada keinginan untuk menghubungi Faris, paling tidak untuk tahu Faris ada dimana dan sedang apa…

Sarah mengeluarkan handphone nya… namun sesaat sebelum ia menekan tombol panggil, ia urungkan niatnya… ia ragu-ragu apakah akan menghubungi Faris atau tidak…

Ia khawatir akan mengganggu Yuriko dan Faris…

“Ah ya sudahlah, mungkin di lain kesempatan aku akan mengajak mas Faris..” gumam Sarah dalam hati…

Sarah segera menuju stasiun kereta. Ia memasuki gate dan menuju ke arah kereta yang akan ia naiki. 3 menit ia menunggu ketika akhirnya kereta pun datang… Sarah masuk ke dalam kereta… Ia duduk di bangku dekat pintu kereta…

Ia sempat termenung sejenak memikirkan Faris dan Yuriko… berkali-kali ia melihat ke handphone nya dan melihat nama Faris di contact hp nya… Bel stasiun pun berbunyi menandakan kereta akan segera berangkat… Sarah akan pulang ke rumah…

Namun, beberapa detik sebelum pintu kereta tertutup, Sarah tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya dan segera keluar dari kereta… dan, hampir saja pintu kereta mengenai tubuhnya ketika menutup…

Kereta pun berangkat dan Sarah tetap di tempat… Sarah pun tersenyum sambil tertawa kecil…

“Duh, Sarah…Sarah…” gumamnya dalam hati…

Sarah kemudian mencari tempat duduk di sekitar stasiun. Ia kemudian menghubungi Faris…

*********************

Hari itu ternyata Yuriko sejak pagi telah keluar dari rumah. Dengan alasan ada urusan penting, ia pamit ke papa nya. Ternyata Yuriko pergi ke rumah sakit dan menemui Faris.

Hari itu adalah hari libur dan Yuriko memang sengaja mengosongkan semua jadwalnya. Ia berencana mengajak Faris jalan-jalan.

Faris kaget ketika melihat Yuriko pagi-pagi sekali telah datang ke rumah sakit…

Mengetahui kalau ia ingin diajak oleh Yuriko jalan-jalan sambil menghirup udara segar, Faris tidak keberatan…

Dengan menggunakan kursi roda Faris dituntun menuju mobil di parkiran, dan ia berangkat bersama Yuriko menuju Taman Yoyogi…

Taman Yoyogi adalah salah satu taman di daerah Tokyo. Banyak sekali orang berkunjung kesana untuk liburan, dan tentunya refreshing. Lokasinya cukup strategis dan jika ingin kesana bisa menggunakan akses kereta Chiyoda Line (Metro Line) atau Yamanote Line.

Setibanya di sana, Yuriko segera mengajak Faris keliling-keliling taman. Faris merasa nyaman di kursi rodanya karena ada Yuriko di belakangnya. Kondisi taman cukup ramai dengan orang-orang segala usia. Kegiatan orang-orang pun bermacam-macam, mulai dari rekreasi keluarga, pasangan muda-mudi, jogging, dll…

Udara yang sangat segar pun dirasakan oleh Faris setelah hampir seminggu berada di rumah sakit dan belum bisa keluar… Terkadang sesekali Faris ingin mencoba berdiri dan ingin menguji apakah kakinya sudah bisa mulai ia gunakan atau belum… tapi Yuriko melarangnya karena menurut dokter waktunya belum tepat…

Dari rumah, Yuriko telah menyiapkan makanan untuk Faris… Yuriko sempat searching2 di internet mengenai aturan makanan bagi umat muslim dan dengan mudah Yuriko memahaminya… agar aman, Yuriko hanya membawa sayuran, ikan, roti dan buah-buahan…

Setelah berkeliling selama lebih kurang 1 jam, Faris dan Yuriko pun istirahat di bawah sebuah pohon rindang, dan ada tempat duduk yang disediakan disana…

“Ini Faris…” kata Yuriko sambil menyodorkan minuman dan sepotong kue kering…

“Arigatou Yuriko,,, ” sambut Faris denagan senyuman…

Faris mengunyah kue dengan perasaan sangat bahagia, apalagi kue itu dibawa sendiri oleh Yuriko …

“Terima kasih Yuriko telah membawa saya kesini…” ucap Faris…

“Tidak masalah Faris… saya senang kamu mau untuk diajak keluar..” balas Yuriko…

Merekapun asyik menikmati pemandangan sekitar, menghirup udara segar sambil duduk di bawah pohon rindang… keduanya pun banyak bercerita tentang hal-hal yang lucu dan menarik…

Ketika mereka asyik bercerita, tiba-tiba handphone Faris berbunyi… ia segera mengambil handphone nya dan sedikit terkejut ketika melihat bahwa panggilan itu dari Sarah… Faris segera mengangkatnya…

“Assalamualaikum mas Faris, ” ucap Sarah…

“Waalaikumussalam Sarah.. ” jawab Faris…

“Mas Faris sekarang ada dimana? bersama siapa??” tanya Sarah…

“Oh ini sedang bersama Yuriko. Kita berada di Taman Yoyogi untuk jalan-jalan sambil refreshing menghirup udara segar Sarah…” jawab Faris…

“Oh di Taman Yoyogi??? tadi kebetulan Sarah ke rumah sakit dan kaget ketika mas Faris tidak ada..” lanjut Sarah…

“Bgitu ya??? wah maaf sekali ini Sarah… tadi kebetulan Yuriko datang dan mengajak saya keluar…” balas Faris…

“Oh tidak apa-apa kok mas Faris, Sarah cuma khawatir aja. Sarah pikir terjadi apa-apa dengan mas Faris…” ucap Sarah…

“Alhamdulilah mas baik-baik saja Sarah… atau Sarah kesini aja bagaimana? supaya lebih rame …” pinta Faris…

“Hmm… emang tidak apa-apa mas Faris, takutnya nanti mengganggu… ” tanya Sarah…

“Tidak apa-apa kok… Yuriko juga saya yakin tidak masalah… mas tunggu ya… ini cuaca juga lagi bagus, sangat enak untuk jalan-jalan…” lanjut Faris…

“Ok deh mas… insya allah Sarah kesitu sekarang… mungkin sekitar 40 menit lagi nyampe disana… Assalamualaikum…” ucap Sarah…

“Waalaikumussalam, hati-hati ya Sarah…” balas Faris…

“Sarah ya Faris??” tanya Yuriko penasaran…
“Iya betul Yuriko… ternyata Sarah tadi ke rumah sakit. Karena saya sedang dsini, ya sudah saya ajak sekalian kesini. Tidak masalah kan Yuriko??? ” tanya Faris…

“Oh tidak masalah kok Faris, tentu saja tidak masalah… ” jawab Yuriko…

Faris tersenyum mendengar jawaban Yuriko….

***************

Mendengar jawabab Faris, Sarah menjadi bersemangat… Ia segera mengganti jalur kereta dan akan menuju ke Taman Yoyogi… Ia berangkat menggunakan kereta Chiyoda line.

Setelah sekitar 40 menit perjalanan, akhirnya Sarah tiba di Stasiun Yoyogi kouen (Taman Yoyogi). Sarah segera keluar dari stasiun. Perjalanan menuju ke taman mungkin sekitar 5-7 menit.

Namun sesaat setelah Sarah keluar dari stasiun, tiba-tiba handphone Sarah berbunyi… ada SMS masuk…

Segera Sarah membuka handphone nya dan sedikit terkejut karena mendapat SMS dari Habib …

Sarah semakin terkejut ketika membaca isi SMS …

“Assalamualaikum Sarah, mas sekarang sedang berada di bandara Narita… maaf mendadak…mas akan pulang ke Indonesia… maaf.. wassalamualaikum…”

Sontak Sarah menjadi sedih luar biasa… tak kuasa ia menahan air mata dan menangis sejadi-jadinya…hari itu ia akan menemui Faris di Taman Yoyogi, namun di saat yang sama, Habib, suami Sarah, sedang berada di bandara Narita dan akan pulang ke Indonesia…

bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s