Belum Ada Judul (12-14)

Posted: May 9, 2013 in story

Episode #12

Faris sedang asyik berbincang-bincang dengan Sarah ketika seorang gadis masuk ke ruangannya…

“Permisi, maaf apa ini dengan Faris??” tanya gadis itu…

Sontak Faris dan Sarah terkejut dan langsung melihat ke pintu…

Tampaklah oleh mereka seorang gadis Jepang nan cantik, anggun, dan pakaiannya yang rapi dan enak dipandang.

Dari pakaian, terlihat bahwa gadis itu bukan gadis sembarangan, gadis yang berkelas. Rambutnya yang panjang terurai, matanya yang indah, suaranya yang halus
membuat sekejab Faris dan Sarah tampak takjub… bahkan Sarah sendiri mengagumi kecantikan dan keanggunan sang gadis…

“i…iya benar… ” jawab Faris yang masih sedikit penasaran…

Gadis itu kemudian masuk ke ruangan dan duduk di sebelah Faris… Faris dan Sarah masih terus memandanginya…

“Maaf sebelumnya, anda ini siapa ya??” tanya Sarah penasaran…

“oh maaf, saya malah belum memperkenalkan diri… Nama saya Yuriko… saya adalah anak dari Professor Tanaka, orang yang telah menabrak anda kemarin…”, jawab gadis itu…

“Oooo… bgitu… saya kira tadi siapa… kalau begitu salam kenal ya. Saya Faris dan ini Sarah, teman saya…” ucap Faris lega…

“Salam kenal Sarah…” ucap Yuriko sambil tersenyum..

“Salam kenal Yuriko…” balas Sarah…

“Oh ya, sebelumnya mohon maaf papa tidak bisa hadir hari ini… kebetulan papa sedang meeting… mungkin saya akan sering kesini jika papa tidak bisa … tidak masalah kan Faris??” tanya Yuriko…

“Oh tidak, tidak masalah… benar kan Sarah??” ucap Faris sambil memandang Sarah sambil memberi kode kepada Sarah untuk segera mengiyakan jawaban faris…

“Oh iya tidak masalah…” jawab Sarah dengan sedikit terpaksa sambil tersenyum …

Yuriko kemudian memberikan kartu namanya… ternyata Yuriko juga adalah mahasiswi fakultas hukum di universitas yang sama dengan Faris dan Sarah… ayah Yuriko, Professor Tanaka, adalah salah seorang dosen di fakultas hukum sekaligus dekan disana.

Mengetahui bahwa mereka ternyata satu universitas, ketiganya cepat sekali menjadi akrab… Yuriko yang fasih berbahasa inggris membuat Faris dan Sarah tidak sulit berkomunikasi dengannya…

walaupun sering kali mereka menggunakan bahasa jepang satu sama lain…

“Eh tau gak Faris, saat papa menabrak anda, malamnya papa tidak bisa tidur loh…saya dan mama terpaksa menemani papa nonton film semalaman… terus terang papa sangat shock dengan kejadian ini. Maklumlah papa belum pernah menabrak orang sebelumnya…”, ucap Yuriko mengenang kejadian malam itu…

“Oh bgitu ya… wah saya jadi serba salah nih..” balas Faris…

“tapi yang lucunya, papa jadi gak fokus begitu… masa sikat gigi malah pake sabun pencuci wajah, bukannya pasta!!! ” kenang Yuriko sambil menawan tawanya…

“hahaha,,,”

Sontak Faris dan Sarah pun tertawa mendengar celotehan Yuriko… ternyata Yuriko orangnya lucu juga… ia tidak seserius kelihatannya… Faris dan Sarah pun senang berbincang-bincang dengan Yuriko…

*******

Mereka terus saja bebincang-bincang dan tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 6 ketika tiba-tiba Sarah tersadar bahwa ia harus pulang… Yuriko pun juga ingin pamit karena harus segera pergi ke suatu tempat..

“Baiklah faris, sampai ketemu besok ya…bye..bye…”… ucap Yuriko sambil tersenyum…

“ok, sampai ketemu besok Yuriko…” balas faris…

Yuriko pun pergi meninggalkan mereka berdua…

“Cie…cie… mas Faris… mimpi apa nih kedatangan cewek cantik, baik, putri professor lagi…” ucap Sarah…

“Ah Sarah bisa aja nih… cie… Sarah cemburu ya???” goda Faris….

“Ah masa Sarah cemburu… kan ada mas Habib? ” jawab Sarah meladeni godaan Faris…

“hahaha… becanda…becanda… ” lanjut Faris…

“Baiklah mas Faris, kalau begitu Sarah pamit dulu ya… sampai bertemu lagi esok… Assalamualaikum…” ucap Sarah…

“hati-hati di jalan Sarah… waalaikumussalam” jawab Faris…

Sarah pun meninggalkan ruangan Faris… sejak keluar dari ruangan ada perasaan tak karuan yang menyelimutinya… ia terus teringat kata-kata Faris…

Sarah pun bertanya-tanya dalam hati apakah benar ia sedang cemburu terhadap Yuriko…namun ia segera sadar kalau itu mungkin hanya perasaannya saja, ia bahkan sudah menikah… namun jujur, ada sedikit perasaan yang tak biasa yang Sarah rasakan saat itu..

Faris pun tersenyum-senyum setelah ditinggal Sarah dan Yuriko… ia juga merasakan perasaan yang aneh… ia bahagia karena ada Sarah dan Yuriko yang menemaninya…

Kalau perasaannya terhadap Sarah sudah jelas, ia menyukainya, namun ia sadar kalau Sarah sudah bersuami…

Sedangkan perasaan terhadap Yuriko belum bisa ia pastikan, apalagi baru sekali ketemu, dan kemungkinan besar Yuriko juga menganggapnya hanya sebagai teman saja… namun, jujur ia mulai mengagumi gadis Jepang yang cantik itu…
Episode #13

Setelah menjenguk Faris di rumah sakit, Sarah sampai di apatonya pukul 7 malam. Saat itu Habib sedang tiduran sambil nonton tv…

“Assalamualaikum …”, ucap Sarah…

“Waalaikumussalam…akhirnya kamu pulang juga Sarah…” jawab Habib…

“Maaf mas Habib Sarah pulang terlambat.. kebetulan tadi ada seorang gadis Jepang yang ternyata anak Professor Tanaka datang menjenguk mas Faris.. kami malah asyik ngobrol…” ungkap Sarah…

“Oh bgitu,,, syukur deh, mas pikir terjadi apa-apa …” jawab Habib…

Sebenarnya sejak tadi Habib merasa khawatir mengapa Sarah sudah jam sgini belum juga pulang…. ia khawatir sesuatu terjadi dengan Sarah…

Namun akhirnya Habib senang akhirnya Sarah pulang juga… walaupun sebenarnya ia sedikit kesal karena ia berlama-lama di rumah sakit…

Setelah mandi, Sarah kemudian menyiapkan makan malam… tak seperti biasanya, suasana makan malam kali ini nampak sepi dari obrolan… baik Sarah dan Habib tak satupun mengeluarkan suara atau membuka percakapan…

makan malam pun berakhir dengan sangat tak romantis….

Sarah membersihkan meja, mencuci peralatan makan dan tiba-tiba langsung menuju kamar tidur…

“Mas Habib, Sarah tidur duluan ya… kayaknya Sarah capek banget seharian ini…” ucap Sarah…

“Oh bgitu ya,,, ok deh…” jawab Habib…

Jujur Habib sedikit kecewa saat itu… sebenarnya Habib ingin sekali ngobrol2 dengan Sarah, bercanda ria, romantis2 an… namun Sarah malah langsung menuju tempat tidur..

Hari itu Habib bahkan tidak kemana-mana, hanya diam di rumah karena Sarah tidak ada untuknya….

**************

Di lain pihak, Yuriko tiba di rumah pukul 9 malam ketika Professor Tanaka saat itu sedang duduk santai di ruang tamu…

“Tadaima.. (Saya pulang)…” sapa Yuriko…

“Oh Yuriko, okaeri…(selamat pulang)… ” jawab sang professor…

“Bagaimana keadaan Faris, Yuriko???” tanya Professor Tanaka…

“Oh kelihatannya semakin membaik papa, tadi Faris juga ditemani dengan seorang wanita… kalau tidak salah namanya Sarah…” jawab Yuriko…

“Oh Sarah???…ya papa kenal… kemarin papa bersama Sarah dan seorang lagi yang membawa Faris ke rumah sakit… ya mudah2an Faris cepat sembuh ya…” ucap Professor Tanaka..

“mudah2an papa…” balas Yuriko…

“Tapi gimana dengan Faris, ganteng bukan? ia nampaknya pemuda yang baik…” goda sang professor…

“hmm… ya benar… ia memang good looking… dari cara bicara, dan interaksi ketika kami ngobrol juga kelihatan kok papa dia memang pemuda yang baik …” jawab Yuriko sambil mengingat-ngingat wajah Faris dan masa2 ketika mereka ngobrol2…

“jangan-jangan kamu suka ya? ya siapa tahu saja suka pada pandangan pertama??? ” ucap professor…

“ah papa bisa saja… ya sudah deh Yuriko mau mandi dulu…” jawab Yuriko sedikit malu dengan kata2 papa nya… ia pun segera bergegas ke kamar mandi…

“hahaha,,, becanda Yuriko… becanda..tapi… ya… siapa tahu saja…” kata sang professor…

Yuriko kemudian masuk ke kamar mandi… ia menghabiskan waktu yang lama disana… sebenarnya bukan karena menikmati ofuro (bak mandi untuk berendam), namun karena ia mengingat kata-kata papa nya…

“Apakah benar aku punya perasaan ke Faris??.. ah tidak mungkin,,, kita juga baru sekali bertemu,,.” gumam Yuriko dalam hati..

Namun Yuriko sempat tidak bisa tidur… ia juga bingung kenapa ia tidak bisa tidur malam itu… perasaannya sedikit aneh… perasaan yang belum pernah ia alami sebelumnya..

Terus terang Yuriko belum pernah jatuh cinta sebelumnya… kesibukannya terhadap kuliah dan berbagai aktivitas lainnya membuatnya jauh dari yang namanya dekat dengan seorang pria… maksudnya dekat dalam arti hubungan yang lebih serius…

Tapi malam itu ia terus memikirkan Faris, ntah kenapa…
Episode #14

Pagi itu Yuriko bangun dengan perasaan gembira… Ia akan pergi menjenguk Faris di rumah sakit… Segera ia menuju kamar mandi…

Setelah mandi, ia sibuk memilih-milih pakaian yang cocok… tak seperti biasanya… Ia mencoba menerka-nerka pakaian apa yang nantinya bisa membuat Faris kagum dengannya…

10 menit berlalu… dan ia belum bisa menentukan pilihan… Professor Tanaka berkali-kali memanggilnya untuk sarapan bersama…

“sebentar papa… sebentar…”, jawab Yuriko…

hampir seluruh pakaian yang ada dalam lemari dikeluarkan… dan ia masih tetap bingung… sejenak ia berpikir, dan ia pun tertawa sendiri…

“ya ampun… kenapa aku bisa jadi begini???” gumam Yuriko dalam hati sambil tertawa…

“ah ya sudahlah… pakai yang ini saja”, Yuriko mengambil sebuah pakaian …

Kemudian Yuriko segera mengambil make up dan tak lupa ia semprotkan parfum 2,3 dan 4 kali ke tubuhnya…

Yuriko keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan…

“selamat pagi papa, selamat pagi mama… ” sapa Yuriko sambil duduk di meja makan…

“Selamat pagi Yuriko… waw… wangi sekali putri papa yang satu ini… make up nya juga cantik.. spesial, tidak seperti biasanya…mau jenguk Faris ya??… goda sang professor..

“ah masa beda sih papa?? biasa saja kok…” jawab Yuriko yang sedikit malu-malu karena ketahuan kalau penampilannya memang berbeda hari itu…

Merekapun sarapan sambil berbincang-bincang ….

Setelah sarapan Yuriko bergegas berangkat ke kampus… Ia ada kuliah paginya dan siangnya akan mengunjungi Faris…

*************

Waktu telah menunjukkan pukul 12 siang ketika Yuriko keluar dari ruang kuliahnya… segera ia menuju parkir mobil dan bergegas menuju rumah sakit…

Di perjalanan Yuriko tak bosan-bosannya melihat ke kaca mobil… ia ingin memastikan bahwa penampilannya baik-baik saja…

Tak lupa ia membeli buah sebagai oleh-oleh…

Jarak antara kampus dengan rumah sakit kebetulan tidak terlalu jauh… 15 menit kemudian Yuriko telah tiba di rumah sakit…

Yuriko segera memarkirkan mobilnya… kemudian ia bergegas naik ke lantai 5, kamar 502 tempat faris dirawat….

“Permisi…” kata Yuriko sambil masuk ke ruangan…

Ruangan sepi… hanya ada Faris yang sedang terbaring… Yuriko pun meletakkan buah di atas meja dan duduk di samping Faris…

Yuriko melihat Faris dengan sedikit aneh… Faris terbaring, diam, tidak berbicara… mata nya terbuka… mulutnya komat kamit dengan kedua tangannya melipat…

Faris ternyata sedang sholat…

“Faris…Faris….” panggil Yuriko…

Faris tidak menjawab dan tetap fokus sholat… Yuriko pun mulai khawatir… Ia mencoba menggoyang-goyangkan badan Faris… namun Faris tetap khusyuk sholat…

“Faris, kamu tidak apa-apa?” ucap Yuriko dengan cemas…

Faris pun kembali tidak menjawab pertanyaan Yuriko…

Dengan perasaan cemas Yuriko segera berlari ke luar ruangan memanggil suster…

“Suster…suster… tolong… sepertinya terjadi sesuatu dengan Faris “.. teriak Yuriko sambil memanggil suster Aoki…

Dengan segera Suster Aoki bersama Yuriko menuju ruang Faris… Namun saat mereka masuk, Faris telah selesai Sholat dan kemudian sedikit kaget melihat mereka berdua…

“loh Faris, kamu tidak apa-apa? tadi saya lihat kamu bersikap aneh…” tanya Yuriko…

“ooo… maaf tadi saya sedang sholat.,,” jawab Faris…

“Ooo… sedang sholat ya… saya kira terjadi apa-apa… baiklah saya permisi dulu ya …” jawab Suster Aoki…

Suster Aoki ternyata sudah mengerti kalau dalam sehari, Faris akan melakukan sholat 5 kali… Faris juga menjelaskan kondisi ketika ia sholat sehingga Suster bisa memahami…

Yuriko segera duduk di sebelah Faris dan dengan tak sabar ia bertanya …

“Sholat itu apa Faris??” tanya Yuriko penasaran…

“Oh ya… jadi saya ini beragama Islam Yuriko… dan di agama saya, saya harus melaksanakan oinori suru (Ibadah) 5 kali sehari dengan waktu yang berbeda-beda…ibadah itu kami namakan sholat…

Sebenarnya kalau dalam kondisi normal, kami melaksanakan sholat sambil berdiri,,, namun karena kondisi saya, saya melaksanakan sholat sambil berbaring…” Faris menjelaskan dengan mantap…

Mendengar kata “oinori suru”, Yuriko pun dengan segera paham… karena Yuriko juga melaksanakan ibadah ke jinja (shrine = kuil) beberapa kali dalam setahun…

“Oh bgitu ya,, syukurlah tidak terjadi apa-apa… maaf Faris karena saya tidak tahu kalau kamu sedang beribadah…” ucap Yuriko…

“Oh tidak masalah Yuriko…” jawab Faris sambil tersenyum…

“ngomong-ngomong, penampilang Yuriko hari ini kelihatannya berbeda dari kemarin?? ” tanya Faris sambil tersenyum…

“masa sih Faris??? memang bedanya dimana?” tanya Yuriko penasaran… sebenarnya Yuriko juga sejak tadi menunggu pertanyaan itu dari Faris sehingga Faris bisa mengomentari penampilan nya yang berbeda..

“Hmmm… Yuriko kelihatan lebih cantik “…. jawab Faris singkat…

“Ah masa sih Faris??? biasa saja kok..” jawab Yuriko dengan sedikit malu…. Sebenarnya Yuriko sangat senang mendengar jawaban Faris… namun ia menyembunyikannya…

Mereka berdua pun kembali berbincang-bincang… sesekali Yuriko tertawa mendengar cerita-cerita lucu Faris… Yuriko pun tanpa malu-malu menceritakan kisah-kisah lucunya baik ketika di sekolah, sampai kuliah…
Yuriko pun mulai bertanya lebih dalam mengenai keluarga Faris… sampai kesukaan-kesukaan Faris… Bgitu juga dengan Faris yang tanpa ragu-ragu bertanya kepada Yuriko…

Mereka asyik bercerita ketika tanpa disadari Sarah masuk ke kamar Faris…

“Assalamualaikum mas Faris…” ucap Sarah…
“Waalaikumussalam Sarah… oh sudah datang Sarah,,, silahkan masuk…” jawab Faris sambil tersenyum… Faris sangat senang dengan kehadiran Sarah…

Namun Sarah sedikit terkejut melihat Yuriko ternyata sudah datang lebih dahulu…

“Halo Yuriko, sudah datang?” tanya Sarah penasaran…

“Halo Sarah… oh iya… kebetulan kuliah tadi sampai jam 12,,, setelah itu saya segera kemari…” jawab Yuriko…

“Oh ya mas Faris, abdul sudah kemari belum mengantarkan pakaian? ” tanya Sarah…

“Oh sudah Sarah pagi tadi… itu pakaian ada di lemari ” jawab Faris…

Sarah pun sibuk mengurusi keperluan Faris, mengumpulkan pakaian yang kotor, membersihkan meja, merapikan bunga, mengejek gorden jendela dan lainnya…
Sesekali Sarah mengecek balutan perban di kaki Faris dan memantau perkembangan kesehatan Faris melalui suster Aoki…

Yuriko pun mengamati setiap gerak gerik Sarah… dia cukup kagum dengan sikap Sarah yang sungguh perhatian kepada Faris… Ia sebenarnya penasaran dengan hubungan antara Faris dan Sarah.

Ketika Sarah sedang di luar ruangan, Yuriko pun memberanikan diri bertanya kepada Faris…

“Hmm… Faris, Sarah itu pacar kamu ya??? ” tanya Yuriko…

Faris sedikit kaget mendengar pertanyaan to the point dari Yuriko…

“Oh bukan Yuriko… Sarah hanya teman saja… kebetulan dia juga sudah menikah, dan yang lebih kebetulannya lagi, ia menikah dengan teman satu SMA saya..” jawab Faris…

“Oh sudah menikah ya… saya hanya penasaran mengapa Sarah begitu perhatian terhadap mu”… lanjut Yuriko…

“Oh itu… ya kami memang teman dekat Yuriko… kami saling membantu ketika dibutuhkan… selain itu Sarah juga memang orangnya baik… ” jawab Faris tersenyum…

“Kalau Faris sendiri sudah menikah?? “tanya Yuriko penasaran…

“Oh belum Yuriko.. belum…” jawab Faris…

“Oooo… terus, saat ini dekat dengan seseorang kah? maksud saya Faris suka dengan seseorang kah?? lanjut Yuriko penasaran…

Belum sempat Faris menjawab Sarah tiba-tiba masuk ke ruangan… ia langsung duduk di sebelah Faris…

“Kelihatannya lagi ngomongin sesuatu yang serius…” tanya Sarah penasaran…

“Iya Sarah… saya lagi bertanya ke Faris apakah ia sudah punya pacar atau seseorang yang iya suka…” jawab Yuriko…

“Ow, wah menarik sekali pertanyaannya… bagaimana mas Faris, siapakah gadis beruntung itu??? ” tanya Sarah yang juga penasaran…

Sontak Faris jadi gugup… ia bingung harus menjawab apa… berkali-kali ia memandang wajah Sarah dan Yuriko… tampak dari wajah keduanya kalau mereka sedang menunggu jawaban Faris…

Sesekali Faris batuk-batuk kecil dan meminum air putih yang ada di sebelahnya… dan ketika ia kembali melihat wajah mereka, ternyata mereka masih saja menunggu jawaban Faris…

bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s