Menikah, Tunggu Apa Lagi?

Posted: February 20, 2013 in curcol abiss :D
Tags:

149074_103872953018842_100001884126696_27067_8205075_n-300x227Menikah, siapa sih yang tidak ingin menikah. Dengannya kau akan menggenapkan separuh agama. Sungguh merupakan suatu puncak kebahagiaan bagi orang-orang yang mendambakan pahala dari Allah SWT. Mengapa bisa disebut demikian? Dari mana pula sejarahnya kalau menikah berarti kita telah menggenapkan separuh agama? Karena sejatinya ada banyak amalan-amalan yang tidak bisa dilakukan saat masih bujangan, bisa dilakukan ketika engkau sudah menikah. Kita ambil contoh yang ekstrim sekalian ya, “hubungan suami istri” (maaf jika terlalu vulgar), itu merupakan sesuatu yang bernilai pahala yang saat masih bujangan tidak akan bisa engkau lakukan, bisa aja sih sebenarnya, tapi jatuhnya malah pada dosa, dosa besar bahkan, yaitu zina. Akan tetapi saat ketika sudah menikah, hal tersebut akan bernilai pahala di mata Allah SWT.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian termasuk sedekah!.” Mendengar sabda Rasulullah itu para shahabat keheranan dan bertanya: “Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu birahinya terhadap istrinya akan mendapat pahala ?” Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab: “Bagaimana menurut kalian jika mereka (para suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa .? “Jawab para shahabat : “Ya, benar”. Beliau bersabda lagi : “Begitu pula kalau mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka akan memperoleh pahala!”. (Hadits Shahih Riwayat Muslim, Ahmad dan Nasa’i).

Bukan hanya itu saja, kita ambil contoh lainnya, bagi yang wanita, dengan taat terhadap suaminya itu sudah merupakan salah satu jalan untuk menuju syurga. Dan pahala karena patuh dan taat terhadap suami hanya diperoleh saat sudah menikah. Berikut haditsnya,

“Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” (HR Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Kemudian hadits berikut juga menunjukkan bahwa ada amalan yang hanya bisa dilakukan jika sudah menikah, yaitu bercandaan dengan istri.

Rasulullah SAW bersabda : “ Segala sesuatu selain dzikrullah adalah permainan dan kesia-siaan kecuali terhadap  empat hal : Yaitu seorang suami yang mencandai isterinya, seseorang yang melatih kudanya, seseorang yang berjalan menuju dua sasaran (memanah)  dan seorang yang berlatih renang  ( HR An- Nasai )

Selain beberapa amalan di atas, tentu ada banyak amalan lagi yang hanya akan bisa kamu lakukan jika sudah menikah. Dengan demikian, benarlah adanya bahwa menikah adalah menggenapkan separuh agama, karena hanya dengan menikahlah ada banyak amalannya baru bisa dilakukan. Jika demikian adanya, apa lagi yang ditunggu, bagi yang masih bujangan dan merasa sudah mampu bersegeralah menikah, karena ada banyak amalan-amalan bernilai ibadah yang sudah menunggu.

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)

#Tulisan ini tidak hanya ditujukan untuk para pembaca, tetapi terlebih utama untuk penulis, karena penulisnya pun belum menikah ^^

 

Comments
  1. pengejakata says:

    Pertamax… ehm ehm kode apa ini ?? 😀 😀

  2. reza aprilda says:

    mantap… nice sharing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s