Sedikit Cerita Tentang Pembersihan Karang Gigi

Posted: November 5, 2012 in curcol abiss :D
Tags: ,

Senin, 5 November 2012, aku bersama 2 orang OJT keuangan lainnya sepakat main-main ke klinik kantor. Kita mengunjungi klinik gigi, berencana untuk melakukan pembersihan atas karang gigi atau dikenal dengan istilah scalling dalam bahasa kedokteran giginya. Kemudian, yang menjadi dokter gigi di adalah mas Guntur, orang yang sudahh cukup dikenal baik oleh kita karena sering bermain futsal bareng.

Kebetulan dua rekan yang lainnya, yaitu Gian dan Ganjar telah lebih dahuluan menuju klinik giginya, sedangkan aku ke bagian umum dulu, untuk meminta resep karena sakit kepala yang menyerang dari tadi malam. Pada bagian umum dilalui sebentar saja, karena hanya cek tensi darah dan ditanya-tanya keluhan oleh dokternya. Setelah dapat obat di apotik, aku langsung menuju ke klinik gigi, ternyata mereka berdua masih menunggu antrian di depan ruangan. Setelah menunggu tidak berapa lama, kami bertiga pun sekaligus masuk ke dalam ruangan, di dalamnya sudah terlihat peralatan-peralatan gigi yang sekilas cukup mengerikan. Sedikit ciut, kami tetap melanjutkan niatan untuk melakukan pembersihan karang gigi. FYI, idealnya pembersihan karang gigi ini dilakukan tiap kali enam bulan, dan kami seumur-umur belum pernah melakukannya. Bisa dibayangkan sudah berapa banyak kotoran yang melekat di gigi masing-masing kami.

Giliran pertama ada pada Gian, demi mendengar bunyi alat-alat yang dimainkan, agak ngeri juga rasanya saat melihat benda-benda tajam tersebut di sodok-sodok ke mulut. Ternyata tidak sakit, selain rasa ngilu aja yang terasa. Gian tidak terlalu lama proses pembersihan, hanya ada pada bagian kanan gigi saja, setengah jam pun selesai. Giliran berikutnya oleh Ganjar, dia pun tidak lama, dengan cepat karangnya bisa dibersihkan. Tiba di giliranku, aku pun sudah memprediksi karang di gigiku agak lebih banyak dari yang lainnya.

Sebagaimana yang aku lihat di cermin, sepertinya gigiku ada yang berlubang, dan meminta ke dokter giginya untuk menambal. Setelah diperiksa, ternyata lebih dari yang dibayangkan, gigiku lebih dari sekedar berlubang, kondisinya lebih parah,sudah hampir infeksi dan lubangnya yang sudah meluas. Akupun lupa istilah atas kondisinya. Dokter giginya bilang bahwa itu lubang sudah tidak bisa ditambal lagi! Double WOW, serasa disambar petir, karena kalau gak bisa ditambal berarti harus dicabut dong? Masa masih muda gini gigi udah ompong satu, gak banget lah. Dan belum nikah lagi, mengurangi nilai jual ku dong. Namun, untunglah masih ada secercah harapan, Mas Guntur bilang ini masih bisa untuk diperbaiki dengan kunjungan 3-4 kali, tapi syaratnya harus sabar sering-sering periksa. Lumayan legalah. Tidak hanya berhenti sampai disitu, ternyata geraham yang sebelahnya lagi juga sudah berlubang, namun bagian ini kondisinya sedikit lebih baik dari yang sebelahnya, karena masih ada kemungkinan untuk ditambal. Akhirnya, yang sebelah laginya ini ditambal sementara dulu, kalau tidak ada keluhan selama lebih kurang dua minggu, baru akan ditambal permanen. Ternyata yang disebelahnya bagian ini, juga berlubang, dan bisa langsung ditambal permanen. Namun, berhubung ada yang ngantri juga diluar, pak Dokter menyarankan untuk datang aja ke klinik beliau saat malam hari, agar bisa diproses lagi.

Setelah penambalan, barulah dilakukan pembersihan karang di gigiku. Kelihatannya, hampir semua bagian di gigiku ada karangnya. Kok bisa ya? Pada hal sudah rajin gosok gigi kok. Sampai-sampai untuk mengukir karang tersebut dokter giginya menggunakan alat bantu yang namanya obor, saking tebalnya karang gigi tersebut. Saking banyak dan tebalnya karang yang musti dibersihkan, mas Guntur menyampaikan untuk dibersihkan di kliniiknya saja pada malam harinya. Karena akan memakan waktu yang cukup  banyak kalau diselesaikan di klinik ini. Jadilah, di klinik baru gigi bagian bawah saja yang terbersihkan, gigi bagian atasnya belum dan akan dihabiskan pada malam harinya nanti.

Aku baru menyadari  betapa parahnya kondisi gigiku ini. Mungkin selain faktor kurang optimal gosok giginya, juga karena selalu saja ada kemalasan untuk datang ke klinik gigi untuk melakukan check up. Scalling ini yang seharusnya dilaksanakan 6 bulan sekali, dalam 24 tahun baru kali ini aku membersihkannya. Wajarlah giginya begitu parah kondisinya. Untunglah aku bekerja di Pertamina, sehingga pembiayaan ini sudah di tanggung perusahaan. Kalau di tempat biasa, biaya scalling  bisa mencapai 300ribuan, belum termasuk biaya tambal dll.

Nah, bagi sahabat-sahabat yang juga belum pernah melakukan scalling ini, bersegeralah untuk melakukannya, sebelumnya kondisinya menjadi lebih parah dan tentunya berefek pada biaya yang lebih mahal lagi.

Comments
  1. ime says:

    kalo punya masalah gigi sensitif biasanya akan ngilu saat dibersihin karang giginya, denger alatnya bunyi nguing2 udah ngilu 😀

  2. rasanya sakit ga gan?
    sebenernya saya pengen banget periksa gigi sekaligus membersihkan karang gigi tapi terkendala rasa takut… ehehehee.. maklum belum pernah

  3. nopan says:

    kok jadi ngeri ya. saya berencana mau membersihkan karang gigi jg

  4. ENDAH says:

    GAK ADA RASA SAKIT KOK, KEMARIN SEBELUM PEMBERSIHAN JUGA ADA KETAKUTAN TERNYATA TAKUT YANG TIDAK BERALASAN, SAMA SEKALI TIDAK SAKIT

  5. anggiawan23 says:

    @Bro Samsul: Gak sakit kok Bro, kelihatannya aja ngeri ngeliat alat2 yg dimasukkan ke mulut. Dan juga tergantung dokter giginya jg, kalau dokternya kasar memang menjadi agak kurang nyaman juga.
    @Endah: Makasih infonya, memang gak sakit, tp bsa tergantung dokternya juga, d dokter dulu (sesuai yg terposting sekarang) memang nyaman2 aja, tapi kemaren ini ganti dokter krn scalling nya d RS agak kurang nyaman, karena agak kasar dokternya, sehingga gusi ku sempat berdarah saat scalling tersebut.

  6. anggiawan23 says:

    @Mas Nopan: Scalling aja mas, kalau bisa terus dilakukan rutin minimal sekali 6 bulan. Kalau dibiarin akan berdampak pada gigi yg berlobang, gigi tergerus, dll. Nyantai aja, gak ngeri2 banget kok..hehe

  7. dewimoi says:

    hadeeeh, jadi mikir2 kalo kedokter gigi coz q juga lom pernah bersihin sampe umur 25 th niee… g kebayang deeh… hiks

    • anggiawan23 says:

      Wahh, belum pernah scalling yakk? Disegerakan tuh Mba’..sebelum harus terpaksa ke dokter gigi nantinya..Idealnya minimal 1 x 6 bulan musti di scalling..gak terlalu menakutkan, nyantai aja..hehehe

  8. nindea says:

    gini dok, kep0nakan saya tuh karang gigi nya tebel c0z hampir semua rongga ,,apa ga lama d0k kalo di bersihn?

    • anggiawan23 says:

      Coba langsung aja ke dokter gigi terdekat untuk dibersihkan karang gigi nya Mba/Ibu Nindea, sebelum karang gigi nya malah menyebabkan lobang pada gigi. Mengenai berapa lama nya, biasa nya sekali pertemuan bisa selesai.
      Btw, saya bukan dokter gigi..hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s