Menularkan Dakwah Kampus Akademis di Balikpapan

Posted: November 3, 2012 in curcol abiss :D
Tags: ,

Hanya karena takdir dari Allah lah aku bisa menginjakkan kaki di Kota Balikpapan ini. Sebelumnya, setelah menyelesaikan OJT BPS Keuangan Pertamina di Semarang, memo dari PLC memindahkan ku untuk melaksanakan OJT putaran kedua  di kantor Pusat, lokasi OJT yang tidak pernah aku inginkan sebelumnya. Saat itu pudarlah harapan untuk menginjakkan ke berbagai wilayah  Indonesia, karena jika sudah berada di Jakarta, kecil kemungkinan untuk ditempatkan di wilayah lain. Setelah sebulan berada di ibukota, dan mulai menemukan chemistry di sana, memo yang baru muncul lagi yang menerangkan bahwa semua OJTdi Kantor Pusat dipindahkan ke unit. Dan tiada pernah disangka, aku dimutasi ke RU V Balikpapan, yang terletak di sebuah pulau yang belum pernah terjamah sebelumnya, dan juga secara geografis kota ini pun jauh dari asal usulku berada, Sumatera Barat. Sempat timbul rasa sesal mengapa ditaruh di sini, pada hal sangat berharap dipindahkan ke pulau sumatera. Saat itu, hanya berucap yaa sudahlah, tidak tahu apakah anugrah atau bencana, yang pasti aku hanya berucap syukur pada Allah SWT.

Benar saja, setelah melewati masa kewiraan  3 pekan di Jawa Barat, saat pertama kali melintasi jalan-jalan Balikpapan, ada sedercak kekaguman dengan pesona kotanya. Perpaduan nuansa pantai dan pegununungan, sehingga suhu sejuk yang terasa. Double WOW lah untuk kota ini. Terucap syukur, berharap ada kejutan-kejutan lain yang akan aku temukan di sini.

Lagi, benar saja… sedikit bercerita tentang hal yang tidak pernah terbayang untuk aku lakukan disini sebelumnya, yaitu, sebagaimana tertuang pada judul diatas, ikut serta membangun dakwah kampus ilmy di kota ini.

Setelah sekian lama tidak bersentuhan dengan dakwah kampus, di Balikpapan situasi dan kondisi nya menempatkan aku untuk kembali memikirkan hal yang sudah tidak terpikirkan dalam setahun terakhir. Saat masih aktif menjadi mahasiwa di UGM, aku memang banyak berkecimpung dalam dunia dakwah kampus, khususnya dakwah ilmy atau dakwah akademis yang sering disebut orang. Strategi dakwah akademis ini memang terbilang baru dalam percaturan dakwah kampus di Indonesia, dibandingkan dengan dakwah da’awi dan siyasi yang memang sudah lama ada serta sudah terimplementasi di hampir seluruh kampus di Indonesia. Sementara untuk dakwah lini akademis ini, walau sudah lebih satu windu beroperasi di UGM, namun beda halnya dengan banyak kampus lain di Indonesia. Kampus-kampus di Kota Balikpapan ini contohnya, bahkan ada yang baru mendengan istilah dakwah kampus ilmy itu saat baru aku menyampaikannya.

Takdir Allah mempertemukan aku dengan beberapa aktivis dakwah kampus disini. Saat bercerita tentang diri, mereka cukup sumringah saat mengetahui bahwa ketika menjadi mahasiswa dahulunya aku banyak berkecimpung pada dakwah ilmy. Dari mereka pun aku mengetahui bahwa ada keinginan juga untuk membumikan dakwah ilmy di kampus-kampus Balikpapan ini, namun tidak ada orang yang memiliki pemahaman dan pengalaman memadai dalam hal pengelolaan dakwah ilmy di Balikpapan ini. Mengetahui bahwa aku dulu adalah kader ilmy di UGM, bahkan pernah beramanah sebagai TOPMAN nya di  di lembaga akademis di UGM, maka timbullah inisiasi untuk menyelenggarakan beberapa kali pertemuan dengan para aktivis dakwah kampus yang ada di Balikpapan untuk sharing tentang Dakwah Ilmy yang sama sekali terbilang baru di Kota Minyak ini. Harapannya, 1,5 bulan keberadaan aku di Balikpapan ini dapat meninggalkan jejak DK Ilmy bagi kampus-kampus disini, yang akan menjadi pondasi awal berkembangnya DK Ilmy di Kota ini.

Hal yang pertama dilakukan adalah menyusun konsep daurah yang akan dilakukan. Mengingat keberadaan ku di Balikpapan, selaku instruktur utama tidak lama, perlu dirancang waktu dan kurikulum materi yang akan disampaikan, sehingga benar-benar optimal dan berfek panjang untuk kedepannya. Sahabat satu forum lingkaran di Balikpapan, secara langsung menjadi panitia selaku peserta kegiatan. Mereka sudah cukup lama berkecimpung di dakwah kampus Balikpapan, sehingga dari mereka aku dapat sedikit gambaran bagaimana kondisi umum dakwah kampus di Balikpapan, sehingga nantinya bisa disesuaikan dengan penyampaian aku nantinya.

Settingan pertemuan perdana adalah memiliki target sasaran agar mereka ngeh dan paham dulu tentang apa itu dakwah ilmy. Jadinya, bercelotehlah lah aku tentang latar belakang awal lahirnya dakwah ilmy, masuk pada urgensinya dakwah illmy di kampus, serta bagaimana efek positif adanya dakwah ilmy ini terhadap progresivitas perkembangan dakwah kampus secara umum. Penyampaian ini tidak terlalu sulit bagiku, karena memang materi-materi yang sama sudah sering juga aku sampaikan saat menjadi instruktur daurah ilmy saat di masih kuliah dulu. Hanya saja perlu disesuaikan realita kondisi dakwah kampus UGM yang memang sama sekali berbeda dengan kampus-kampus yang ada di Balikpapan. Setelah berceloteh panjang, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, ternyata benar, ada dari sebagian mereka yang baru pertama kali mendengar istilah dakwah ilmy ini pada forum tersebut, dan juga ada pertanyaan-pertanyaan yang sebagaimana aku duga akan muncul dari mereka. Setelah sesi materi ini, dilanjutkan dengan sesi  FGD, mereka dikelompokkan per kampus masing-masing, dan diminta untuk menganalisis kondisi kampus masing-masing serta kemudian melihat oportunitas pengembangan dakwah kampus akademis di kampus masing-masing. Dan berikutnya, diharapkan ada langkah-langkah lanjutan strategis dan teknis untuk mulai membuka lini dakwah baru di kampus masing-masing. Sayangnya, untuk sesi FGD ini aku tidak bisa membersamai, karena pada jam yang sama aku diminta untuk ke kantor, ada kerjaan yang menunggu. Begitulah, walau hari Ahad yang libur, kalau ada pekerjaan, ya harus tetap segera diselesaikan.

Pada hari Ahad berikutnya, akan ada pertemuan lanjutan dengan mereka, untuk menjelaskan lebih lanjut langkah-langkah yang dilakukan dalam membangun dakwah akademis di kampus. Untuk pertemuan berikutnya, semoga dapat juga aku share kan disini setelah pertemuan pada Ahad besok (4 November 2012).

Bagaimanakah perkembangan dakwah kampus akademis di Balikpapan, kita tunggu cerita berikutnya 🙂

Comments
  1. selembar daun says:

    mungkin buku KPK jilid dua bisa di share di sana nggi…

  2. Aaaaaaaaa borneo 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s