Persiapkan Diri dengan Momentum Untuk Bulan Ramadhan

Posted: July 18, 2012 in hikmah
Tags: , ,

Tanpa terasa lebih kurang 2 hari lagi kita akan memasuki bulan yang penuh keberkahan, bulan yang oleh para salafus saleh adalah bulan yang selalu ditunggu kedatangannya, bukan karena apa-apa, bulan ini adalah bulan yang luar biasa nilainya, ada banyak keistimewaan di dalamnya. Bulan ramadhan merupakan bulan yang pada masa itu pintu neraka ditutup serapat-rapatnya, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, dan para setan diikat sekencang-kencangnya. Bulan Ramadhan juga disebut sebagai bulan yang di dalamnya banyak terdapat keistimewaan berupa maghfirah dan ampunan Allah yang tiada dua nya, kemudian juga ibadah-ibadah harian yang berlipat ganda nilainya. Bahkan kegiatan yang sederhana berupa tidur siang juga dihitung sebagai ibadah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “ tidurnya orang berpuasa itu adalah ibadah”.

Jika kita perhatikan secara seksama akan makna yang terkandung dalam bulan Ramadhan tersebut adalah wajar kiranya jika para sahabat Rasulullah dahulunya begitu menanti-nanti dengan suka gembira akan kedatangan bulan Ramadhan ini. Ramadhan sebagai bulan yang penuh keberkahan adalah amat disayangkan jika dilalui layaknya seperti yang dilakukan pada bulan lainnya. Tentu amat rugi kiranya jika kita tidak bisa memanfaatkan kebaradaan bulan istimewanya karena belum tentu pada tahun depannya kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan ini lagi. Jika melihat orang-orang terdekat disekeliling kita tentu baanyak ditemukan orang-orang yang masih bersama pada tahun sebelumnya, tetapi pada saat ini mereka telah berpulang ke hariban Allah SWT. Maka, tidak ada kata untuk tidak mempersiapkan secara matang ketika akan memasuki bulan Ramadhan ini, karena bulan Ramadhan adalah bulan pertandingan sehingga membutuhkan latihan secara optimal sebelum memasukinya. Layaknya seseorang yang akan melakukan perlombaan lari, maka ia akan sudah mempersiapkan diri dengan berlatih jauh hari sebelum bertandingan, bahkan boleh dibilang masa latihan itu jauh lebih lama dibandingkan masa pertandingan tersebut, lomba larinya bisa jadi hanya memakan waktu selama dua menit, tetapi ia telah mempersiapkan diri bisa jadi satu bulan sebelumnya, bahkan bisa jadi lebih. Hal yang sama seharusnya dilakukan  jika kita akan memasuki bulan Ramadhan, dengan masa perlombaan selama satu bulan tersebut kita harus mempersiapkan diri tidak cukup jika hanya dua atau tiga hari sebelum Ramadhan tersebut, tetapi sudah jauh-jauh hari, bahkan tiga bukan sebelumnya sebagaimana yang dilakukan para generasi sahabat dahulunya, mereka sudah meningkatkan amalan-amalan untuk mempersiapkan kedatangan bulan Ramadhan ini dari bulan Rajab, atau tiga bulan sebelum kedatangan Ramadhan.

Saat-sat ini kita tekah berada pada ujung bulan Sya’ban, berarti tidak lama lagi sisa masa persiapan yang ada. Amat beruntung bagi orang yang sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya sehingga bisa lebih meningkatkan lagi sehingga bulan Ramadhan bisa dilaksanakan dengan penuh kebermanfaatan. Namun, bagi mereka yang belum mempersiapkan diri sama sekali tidak perlu berputus asa, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

Terlepas dari persiapan matang yang harus  dilakukan tersebut, ada hal penting kiranya yang juga memjadi perhatian kita ketika memasuki bulan Ramadhan ini. Berupa adanya keistimewaan dari diri kita ketika memasukinya, adanya semacam momentum ketika kita telah berada pada bulan Ramadhan. Momentum ini dimaksudkan dengan adanya keistimewaan dari diri ini sesaat sebelum memasuki Ramadhan ini, Ramadhan tentu akan terasa begitu bermakna, memberi nuansa tersendiri sehingga keberadaan Ramadhan adalah sesuatu hal yang tidak bisa dilupakan kehadirannya, tidak hanya selama bulan ramadhan berlangsung, tetapi  juga memberi efek pada masa pasca Ramadhannya. Contohnya kita membuat momentum atas diri kita dengan mentargetkan telah menghafal satu juz Al Qur’an ketika akan memasuki Ramadhan, dengan modal hafalan satu juz tersebut tentu amalan bacaan Al Qur’an kita akan semakin meningkat. Satu hal yang istimewa yang kita rasakan pada Ramadhan kali ini adalah bulan dimana saat kita telah berhasil menghafal satu juz Al Qur’an. Contoh lain misalnya kita mentargetkan bahwa diri ini telah akan menikah pada saat akan memasuki Ramadhan, tentunya hal ini akan memberi keistimewaan tersendiri atas Ramadhan pada tahun ini dimana kita melaksanakan pertama kali tidak sendiri lagi, tetapi sudah ada teman hidup yang mendampingi. Dan masih banyak momentum lain yang bisa kita munculkan saat akan memasuki Ramadhan ini. Sehingga Ramadhan ini begitu bermakna dan bisa memberikan efek kedepannya walaupun telah lewat masa Ramadhan ini.

Sejauh Apa Persiapan Kita

Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya,Ramadhan tinggal menghitung hari, perlu dipertanyakan atas diri ini, sudah sejauh apa persiapan yang kita lakukan untuk menyambut kedatangan Ramadhan ini. Alangkah kasihannya diri ini jika tidak ada hal istimewa yang dilakukan pada bulan penuh maghfirah ini, sehingga yang didapat pasca Ramadhan hanya rasa lapar dan haus tanpa memberi efek lebih atas keshalehan diri pribadi. Perlu ada visi dan misi yang jelas, tujuan dan target sebelum memasuki Ramadhan. Ramadhan manjadi begitu bermakna, penuh nilai, dan tidak bisa dilupakan sampai dikemudian hari. Perlu diri  ini dievaluasi, sudah seberapa banyakkah amalan yang kita lakuakan, sudah seberapa dalamkah pengobanan yang dilakukan untuk islam, sehingga diri ini layak dan pantas untuk memasuki surga Allah Tuhan Azza wa Jalla. Lebih baik kita menyesal hari ini diiringi dengan memperbaiki diri sebagaimana idealnya, dari pada menyesal di kemudian hari yang tiada guna.

Marilah bersama-sama kita mempersiapkan diri dengan matang, mengoptimalkan sisa waktu yang ada. Tidak ada kata terlambat untuk mempersiapkan diri, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Saudaraku, harapan itu masih ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s