Sejuta Pelangi OSD

Posted: June 28, 2012 in hikmah
Tags: , ,

Dengan masih menyisakan sedikit kelembapan di pelupuk mata, buku berjudul Sejuta Pelangi karya aktris muslimah terkenal, Oki Setiana Dewi (OSD) pun ku tutup pelan, setelah membacanya dalam dua hari ini di sela-sela waktu luang pekerjaan di kantor. Awalnya iseng aja baca ni buku, saat ngantuk dan jenuh di kantor, siang itu aku main ke perpus dan menemukan buku ini. Sebelumnya tertarik karena penulisnya, OSD, yang semua orang juga sudah tahu terkenal setelah membintangi film layar lebar, “Ketika Cinta Bertasbih”. Namun, setelah membaca beberapa lembar, diri ini berat rasanya untuk berhenti membacanya. Ya sudah, akhirnya aku pun tidak keluar dari perpustakaan tersebut hingga jam istirahat siang kantor tiba, hampir lupa masih ada beberapa pekerjaan yang musti di selesaikan di ruangan. Karena tidak memungkinkan untuk tetap melanjutkan membaca, buku itu pun aku pinjam, untuk bisa di bawa pulang, buku pertama yang aku pinjam dari perpus kantor tersebut. Niat awal untuk sekedar melepas  jenuh di perpus, malah nambah kerjaan, kerjaan untuk menyelesaikan membaca buku tersebut, hehehe 🙂

Buku kedua OSD yang diterbitkan ini sekilas terlihat biasa, bukanlah novel tebal yang bisa dijadikan bantal, atau buku-buku pergerakan yang  biasanya menarik hatiku. Dari pengantarnya, menunjukkan kalau  buku ini hanyalah berisi tentang berbagai kisah inspiratif yang dialami oleh seorang OSD dan kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan. Sederhana, simple. Namun, dibalik kesederhanaannya tersebut membuatku berat untuk berhenti membacanya. Lembar demi lembar aku baca, dan ku renungkan tiap makna yang tertuang di dalamnya. Begitu apiknya OSD mengambil hikmah atas setiap peristiwa, menemukan ibrah atas tiap kejadian, serta menemukan pelajaran berharga atas sesuatu yang terlihat biasa. Kemudian berbagai hikmah dan inspirasi itu disusun secara struktur sesuai tingkat relevansinya, sehingga semakin memudahkan pembaca menuang hikmah atas apa-apa yang dituliskan oleh seorang OSD.

Karya ini diawali dengan Bab yang berjudul “Bermimpilah untuk Memeluk Bulan Sekalipun! Disini OSD berkisah tentang berbagai kisah yang inspiratif tentang perjuangan menggapai mimpi dan cita. Walau mungkin ada banyak kendala, serta onak duri yang menghadang, bukanlah menjadi penghalang bagi mereka yang punya mimpi dan cita-cita besar. Yang terkadang membuat kita malu, sebagai seorang manusia yang dikaruniai kondisi yang lebih sempurna, namun masih sering mengeluh dan pesimis menghadapi hidup. Padahal ujian yang kita lewati belumlah seberapa.

Bab berikutnya OSD menuturkan hal inspiratif dari manusia-manusia luar biasa yang ditemukan OSD dalam hidupnya. Bab yang berjudul “Yang Benderang seperti Bintang” ini, padanya dapat kita temukan akhlak dan karakter orang-orang yang mungkin jarang kita temukan. Pada bab berikutnya, diberi judul “Cinta Sehangat Mentari”, tanpa ku sadari ku menitikkan air mata ketika membaca kisah di dalamnya. Betapa tidak, di dalamnya aku temukan orang-orang yang begitu dalam cintanya pada orang-orang yang dikasihinya, dan juga cara mereka dalam menunjukkan kecintaannya tersebut. Mulai kisah cinta kepada dia yang tidak lagi di dunia hingga bentuk cinta yang menembus  logika.

Bab terakhir namun bukan bagian akhir dari buku ini diakhiri oleh OSD dengan kisah-kisah inspiratif atas berbagai perjalanannya. Mulai dari penjara anak, lapas wanita, rumah sakit jiwa, hingga cerita mengharukan di yayasan penyandang cacat. Di bab yang berjudul “Pernik Cinta Oki Setiana Dewi” ini OSD juga berbagi tentang opini dalam hal memaknai Cinta pada Rasulullah, perihal Menikah Dini atau Menikah Nanti, serta berbagi inspirasi tentang kampung halaman, “baiti jannati”, yang membuatku tersadar bahwa aku pun merantau, jarang pulang, merindukan keluarga serta karib kerabat yang ada di kampung halaman.

Membaca buku Sejuta Pelangi OSD ini membuatku tersadar, ternyata masih banyak kenikmatan yang jarang sekali aku mensyukurinya, masih banyak kelebihan yang dimiliki yang dengannya belum bisa member manfaat yang cukup banyak terhadap orang sekitar. Aku terilhami bahwa sesungguhnya ada banyak kejadian yang ditemui pada tiap langkah dalam hidup, namun belum mampu mengambil ibrah dan hikmah di sana. Juga membuat aku paham bahwa ada begitu banyak tempat yang bisa kita peroleh inspirasi di sana, seperti penjara, rumah sakit jiwa, penampungan anak, dll. Namun, betapa sombong diri ini, belum ada terluang waktu untuk mendatangi tempat-tempat yang banyak orang memandang sebelah mata, tapi ternyata sesungguhnya disanalah banyak ditemukan pembelajaran-pembelajaran hidup, yang akan membuat kita menyesali akan sedikitnya amal yang baru bisa dilakukan, dan betapa jarangnya untuk mensyukuri nikmat dan karunia ilahi.

Sekali lagi terima kasih OSD, atas inspirasinya yang luar biasa dari buku ini. Semoga bisa menemukan buku yang pertama, “Melukis Pelangi”, yang sepertinya juga akan diperoleh inspirasi yang luar biasa dari sana.

Berikut aku tuliskan aja Munajat Doa yang ditulis oleh OSD,  sebagai penutup buku pernik cinta OSD ini.

Wahai Yang Maha Esa, Yang Maha Tunggal, Yang Tak Beranak dan tidak diperanakkan, serta tak ada tandingan bagi-Nya…

Anugerahkan kepada kami rahmat yang luas, yang dengannya kami mencapai kebaikan dunia dan akhirat…

Maafkan kezaliman dan kedurhakaan kami duhai Yang Mahamulia, agar sirna dosa kami yang lebih banyak dari buih dan gelombang, yang lebih tinggi tumpukannya dari gunung di dataran tinggi lautan..

Wahai Allah yang tidak menyia-nyiakan orang yang memohon..

Jauhkanlah amal kami dari riya, jauhkan lisan kami dari berkata bohong dan dusta, jauhkan mata kami dari maksiat dan perbuatan khianat.

Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahuo apa yang termaktub dalam hati kami, bahkan sebelum kami mengucapnya, sebelum sempat melakukan apa-apa.

Ya Rabb..

Kami mencari perlindungan Mu dari api neraka.

Kami memohon penjagaan Mu dari api neraka.

Kami memohon pertolongan Mu dari api neraka.

Kami kembali kepada Mu, mengakui dosa dan bertobat kepada Mu.

Kamilah orang-orang yang sengsara dan yang membutuhkan Mu.

Kamilah orang-orang yang ketakutan dan mencari perlindungan Mu.

Ya Allah, wahai yang Mahamulia, jangan campakkan wajah kami ke dalam api neraka karena tak mensyukuri kebaikan Mu.

Hanya kepada Mu kami memohon pertolongan dalam hidup kami, dalam mati kami, dalam kubur kami, dan dalam akhirat kami..

Segala puji hanya kepada Mu Yang Memberi kenikmatan, Yang Memberi kebaikan, Yang Memberi keindahan, Yang Memberi karunia, Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan, Yang Memiliki semua kenikmatan, Yang Memiliki semua kebaikan, puncak segala harapan, Yang Menunaikan semua keperluan

Karuniakan kepada kami keyakinan dan berbaik sangka kepada Mu

Kuatkan dalam hati kami harapan kepada Mu

Putuskan harapan kami kepada selain Mu, sehingga kami tidak berharap kecuali kepada Mu dan tidak percaya kecuali kepada Mu

Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi

Wahai Yang Mendengar semua suara, wahai Yang Maha Meliputi semua yang berlalu, wahai Yang Menyelamatkan semua jiwa setelah kematian, wahai Yang Mahasuci dari semua kegelapan..

Anugerahkan kepada kami keselamatan sehingga menentramkan kehidupan dan penghidupan kami.

Akhiri hidup kami dengan kebaikan sehingga dosa-dosa tidak membahayakan kami

Karuniakan kepada kami rasa ridha dalam hati kami terhadap apa yang telah Kau bagikan sehingga kami tidak meminta sesuatu kepada selain Mu

Wahai Yang Memberi kebaikan, wahai Yang Memberi keindahan, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Memiliki karunia, wahai Yang Memiliki segala sesuatu, wahai Yang Menentukan takdir..

Penuhi hati kami dengan rasa cinta dan takut kepada Mu

Pengakuan terhadap kebenaran Mu dan keimanan kepada Mu

Kesendirian bersama Mu dan kerinduan kepada Mu..

Masukkanlah kami kedalam golongan orang-orang yang Engkau selamatkan

Orang-orang yang Engkau perkenankan melihat wajah Mu di syurga

Orang-orang yang memenuhi menara langitmu yang indah…

 

Comments
  1. @RiskaRizuka says:

    eh… ternyata anggi baca bukunya oki he he 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s