“Di Bawah Lindungan Ka’bah” Quote..

Posted: May 30, 2012 in curcol abiss :D
Tags: , ,

Belum lama ini menonton film yang disadur dari novel fenomenal karangan Buya Hamka, “Di Bawah Lindungan Ka’bah”. Walaupun seru dan haru saat ditonton, sebenarnya ada sedikit kekecewaan dalam film tersebut, yaitu ada beberapa adegan yang pada novelnya seingatku tidak ada terjadi. Namun, hal-hal ini seperni memang lumrah terjadi, memang tidak semua apa yang dikonten novel tersebut bisa difilmkan, dan juga terkadang perlu ada tambahan atau improvisasi cerita agar terlihat lebih apik ketika difilmkan. Aku bukanlah kritikus film, jadi seyogyanya juga tidak punya kapasitas untuk menilai atau mengkritisi lebih dalam tentang sebuah film. Kecuali sekedar komentar sebagai bagian bentuk apresiasi dari penikmat seni.

Setelah menonton film “Di Bawah Lindungan Ka’bah” tersebut, tertarik lagi diri ini untuk membaca ulang karya Buya Hamka tersebut. Dari padanya aku temukan beberapa quote menarik yang sepertinya ada baiknya untuk tak salinkan ulang di blog ini. Semoga Bermanfaat 😀

Cinta itu adalah ” jiwa” antara cinta yang sejati dengan jiwa tak dapat dipisahkan, cinta pun mereka sebagaimana jiwa, ia tidak memperbezakan di antara darjat dan bangsa, di antara kaya dan miskin,

” Memang ….. cinta itu ” Adil” sifatnya, Allah telah mentakdirkan dia dalam keadilan, tidak memperbeza-bezakan antara raja dengan orang meminta-minta, tiada menyisihkan orang kaya dengan orang miskin, orang mulia dengan orang hina, bahkan kadang-kadang tidak juga berbeza baginya antara bangsa dengan bangsa, tetapi aturan pergaulan hidup, tiada membiarkan yang demikian itu berlaku, orang sebagai kita ini telah dicap dengan darjat ” Bawah” atau ” Kebanyakkan” sedang mereka diberi nama ” cabang atas”; cabang atas ada kalanya kerana pangkat dan ada kalanya kerana harta benda. Cincin emas orang sayang hendak memberi bermatakan kaca, tentu dicarikan orang, biar lama, permata intan berlian, atau zamrud dan nilam yang telah diasah oleh orang rantai perintang-perintang hatinya, kerana lama menanggung dalam penjara.”

Bahawasanya airmata tidaklah ia memilih tempat untuk jatuh, tidak pula memilih waktu untuk turun. Airmata adalah kepunyaan bersyarikat, dipunyai oleh orang-orang yang melarat yang tinggal di dangau-dangau yang buruk, oleh tukang sabit rumput yang masuk ke padang yang luas dan ke tebing yang curam, dan juga oleh penghuni gudang-gudang yang permai dan istana-istana yang indah. Bahkan di situlah lebih banyak orang menelan ratap dan memulas tangis. Luka jiwa yang mereka hidupkan, dilingkung oleh tembok dinding yang tebal dan tinggi, sehingga yang kelihatan oleh orang di luar penuh dengan kepahitan.”

saya takut terjatuhnya ke dalam jurang cinta, tetapi orang mengkhabarkan bahawa takut itupun setengah daripada rupa cinta juga

cinta itu adalah perasaan yang mesti ada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci, Cuma tanahnya lah yang berlainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipuan, langkah serong dan lain-lain perangai yang tercela. Tetapi kalau ia jatuh ke tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budipekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji

Dahulu kalau disebut orang kepada saya untung dan bahaya, tidak lain yang terlintas dalam fikiran saya daripada rumah yang indah, gedung yang permai, wang berbilang, emas bertahil, cukup dengan kenderaan dan kehormatan, dijunjung orang ke mana pergi. Sekarang saya telah insaf, bahawa semua itu bukan untuk bahagia, yang sejati ialah jika kita tahu, bahawa kita bukan hidup terbuang di dalam dunia ini, tetapi ada orang yang mencintai kita.

” Dalam kerendahan diri, ada ketinggian budi, ” Dalam kemiskinan harta, ada kekayaan jiwa, ” Dalam kesempitan hidup, ada keluasan ilmu, ” Hidup ini indah jika segalanya kerana Allah S.W.T.

Image

Comments
  1. reza aprilda says:

    Assalam

    ranah minang harus bangga punya tokoh panutan seperti buya hamka,,Buya Hamka seorang ulama, politisi dan sastrawan besar yang tersohor dan dihormati di kawasan Asia. Memiliki hasil karya yang luar biasa, pokoknya buya hamka hebatttt..

    saya juga pernah baca hasil karya buya ‘tenggelam nya kapal van der wick,,sungguh itu sangat luar biasa, alur cerita yang sangat deskriktif yang bisa membuat kita sampai menangis terharu,, BUYA HAMKA SUPER LUAR BIASA pokoknya,,,

    disarankan untuk baca karangan buya hamka yang lain,
    wasslm

    • anggiawan23 says:

      Sebenarnya,nagari minang punya banyak tokoh hebat dahulunya selain Hamka ini. sebuttlah Bung Hatta, Agus Salim, M Yamin, Tan Malaka, Natsir, dll. dalam sastra pun dari ranah minang banyak tokoh besar lahir, sebutlah Charil Anwar dg puisinya yg segitu banyak, Marah Rusli, Teuku Syahbana, dll.
      Entah mengapa sekarang, kebanggaan minang yg menghasilkan orang besar seolah mulai pudar, semoga kedepannya bisa bangkit lagi, popularitas minang sebagai pabrik orang-orang besar. Mulai dari mana?Yuk mari, mulai dengan diri sendiri, dengan cara membesarkan diri masing2. maka nya, mulai dari sekarang, makanlah yg banyak agar menjadi orang besar nantinya, hehehe..:D

      *aq jg udah baca Tenggelamnya Kapal Venderwick, novel yg luar biasa dari Hamka, sainganlah sensasinya saat baca Harry Potter..:D

      • reza aprilda says:

        titiak aia mato rasonyo,kok hebat bana rasonyo si buya hamka menulis novelnyooo,, Bangga sebagai urang minang 🙂 hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s