Sekolah itu Bernama Madrasah

Posted: May 25, 2012 in In memorian
Tags: ,

Postingan untuk category “in memorian” sebelumnya, aku bercerita tentang untuk masa-masa sebelum TK dan awal-awal masuk SD. Pada postingan kali ini, aku loncatkan beberapa tahun kemudian ketika sudah mulai memasuki sekolah menengah.

Aku memilih (terpaksa memilih lebih tepatnya :D) untuk bersekolah di sini, Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Payakumbuh. Sebuah sekolah yang juga banyak menyimpan kenangan indah yang sulit untuk dilupa. Disinilah aku mulai mengenal dan mengelola sebuah organisasi, nge-band, kongko-kongko nongkrong di café,wasting time di taman bacaan, hingga jatuh cinta. Yahh, ada begitu banyak peristiwa yang tak terlupa selama 3 tahun disini. Semoga diantara banyak peristiwa itu, terluang waktu untuk menuangkan disini, sekedar sebagai bahan bacaan dan gelak tawa saat sudah berumur nanti.

Hmm, mau cerita apa ya? Bingung juga, saking banyaknya. Ingin bercerita tentang bagaimana kehidupan belajar ku dulu, dengan berbagai macam tipe guru, misalnya salah satu yang menarik adalah adanya guru biologi yang mengajarkan “biologi akhirat”, yang mana salah satu indicator penilaian adalah berdasarkan presensi shalat dhuha tiap minggunya, padahal ini adalah murni pelajaran biologi science.

Juga ingin bercerita tentang bagaimana aku meniti karir di ekstrakurikuler pramuka di sini. Yang mana saat-saat awal kapasitasku sebagai seorang pramuka sempat diragukan, padahal saat SD aku pernah ikut Jambore Daerah. Hingga waktu pun menjawab, pada tahun kedua aku menjadi Pratama, jabatan tertinggi untuk Pramuka Penggalang. Sekaligus dipercaya menjadi Danton untuk beberapa kali even perlombaan Pramuka pada tingkat kota maupun propinsi. Wah, ada banyak kisah kepramukaan yang ingin dituangkan.

Dalam dunia OSIS, juga banyak hal menarik sebenarnya. Berawal dengan tidak masuknya aku dalam pengurusan pada tahun pertama, hingga kemudian menjadi salah satu kandidat  sebagai Ketua OSIS, walau kemudian kalah dalam pemilihan, dan menjadi Ketua I, satu lyer dibawah Ketua Umum.

Nge-band, adalah hal unik yang untuk diceritakan. Yang mana notabene sekolahku adalah madrasah, sekolah agama, kecil kemungkinan untuk bisa membentuk band disini. Namun, malah bisa bertemu dengan orang-orang yang cukup jago dalam bermusik, sehingga keinginan yang sudah terniat sejak SD ini bisa kewujud. Ada banyak kisah suka duka nya jika mengingat moment ini. Semoga ada waktu untuk menuangkan.

Selain itu, di madrasahlah aku mulai memahami dan merasakan jatuh cinta. Pendekatan yang aneh, penembakan yang sama sekali nggak berkesan, bertemu diam-diam dan rahasia-rahasian, namun pertaliannya cukup lama hingga berlanjut ke masa SMA. Yahh, itulah pertama kali dan terakhir kalinya aku pacaran, yang boleh dibilang cukup serius kita menjalani nya. Bahkan sampai sudah merencanakan bagaimana kehidupan saat sudah dewasa dan menikah nanti. Haha, cinta monyet yang paling serius diantara banyak pasangan satu angkatan saat itu, dan satu lagi menjadi perbincangan paling hangat oleh guru-guru, karena kita termasuk yang paling bandel kalau dinasehatin, hehehe. Yahh, kini semuanya hanyalah kenangan, si Dia sekarang sudah punya anak dua, dan aku sendiri juga sedang dalam masa pencarian, yang semoga sudah bisa ditemukan dalam 1-2 tahun ini. Ketika ijazah sudah di tangan, maisyah sudah di depan mata, apalagi yang ditunggu? Mencari aisyah dan menunaikan ijab syah segera. Hmm, sepertinya kisah kasih romantisme madrasah ini bagus juga untuk dituangkan. Nanti tak bikin sesi khusus deh..:D.

Bercerita tentang pengalaman spiritual di madrasah ini kayaknya juga sebuah sesuatu untuk diceritakan. Ketika sudah di madrasah lah aku mengenal apa itu halaqah, beberapa kali ikut mabit, hingga mengikuti aksi damai solidaritas untuk Palestina. Walaupun semua hal baik itu hanya berlangsung saat tahun pertama di madrasah aja, dua tahun berikutnya kembali lagi deh, menjadi remaja pada umumnya, yang penuh dengan nuansa romantika.

Jadi, aku akan menceritakan yang mana? Sudahlah, untuk sekarang yang ini dulu. Sekedar gambaran umum aja. Semoga suatu saat nanti dengan segera bisa tak ceritakan masing-masing episodenya, in memorian di madrasah, :D.

Comments
  1. deauror2015 says:

    Haha…
    Numpang galak fit da ha..

    Yup2
    maso maso mudo dulu yo da..
    Hh

  2. akakakakakak, ndak nyangka km nulis jatuh cinta dan ngeband gie, ga kebayang, haha, pegang gitar kah dulu gie?

    • anggiawan23 says:

      hehehe…masa2 yang sudah berlalu..
      yapp..pegang gitar, pernnah juga bass..tapi pas SMA sempat sbg bassis aku sampai hingga berhenti sama sekali pas udah kelas 2 #insyaf..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s