Kontribusi Mahasiswa Untuk Pengembangan UKM

Posted: March 31, 2012 in tulisan jadul
Tags: , ,

 *Opini detik.com_19 April 2010 

UKM (Usaha Kecil Menengah) tanpa disadari banyak orang merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa ini. Percaya atau tidak, kontribusi UKM dalam PDB adalah Rp 1.786 triliun atau 53,49% (data tahun 2006). Mengapa bisa demikian? Pada hal banyak orang yang beranggapan bahwa perekonomian negara lebih banyak ditopang oleh perusahaan besar. Secara kasat mata mungkin iya tetapi jumlah itu akan kalah sendirinya secara akumulasi jika dibandingkan dengan jumlah UKM yang ada di seluruh Indonesia. Kita pun tidak bisa menafikan damapak yang terjadi di Indonesia saat krisis finansial yang melanda sebagaian besar belahan negara dunia tahun 2008 lalu. Ternyata Indonesia tidak mengalami goncangan separah negara-negara maju di eropa dan amerika. Salah satu sebabnya adalah pondasi ekonomi yang banyak dibangun oleh sektior rill yang dalam hal ini dijalankan oleh para penggiat UKM.

Melihat strategisnya keberadaan UKM tersebut dan potensialnya dalam perbaikan ekonomi masyarakat, maka pengembangan dan pembinaan terhadap UKM-UKM ini senantiasa perlu dilakukan. Kebanyakan UKM saat ini berkembang secara ototidak, kemajuan yang dicapai oleh usahanya pun kebanyakan lebih dikarenakan faktor pengalaman. Dari sekian banyak UKM yang maju, tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan, bahkan layu sebelum berkembang.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan UKM ini. Pemerintah bisa langsung mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan kemapanan UKM-UKM yang ada. Bisa juga melalui korporasi-korporasi besar mengembangkan UKM melalui CSR-CSR mereka. Akan tetapi, terlalu lama untuk menunggu mereka turun tangan. Oleh sebab itu, mahasiswa sebagai agent of change hendaknya segera berbuat, sebagai bentuk kontribusi yang secara tidak langsung ikut berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan ekonomi bangsa.

Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian merupakan falsafah yang senantiasa dihafalkan oleh seseorang yang baru masuk ke bangku perkuliahan. Sedari awal memasuki gerbang perguruan tinggi sang mahasiswa sudah dicekcoki untuk memahami, menghayati, serta harapannya mampu mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut. Bagaimana kontribusi kita terhadap masyarakat merupakan cerminan dari perwujudan aspek pengabdian Tri Darma Perguruan Tinggi ini. Kembali pada persoalan UKM yang ada di Indonesia, berdasarkan  Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut adalah hal yang relevan kiranya jika mahasiswa berkontribusi dalam pengembangan UKM-UKM yang ada di sekitar mereka melalui pengabdian kepada masyarakat.

Mengapa harus mahasiswa? Dan mengapa harus terjun ke masyarakat? Karena mahasiswa adalah puncak pembentukan kader intelektual. Masa mahasiswa adalah saat mereka menanamkan idealisme dan saat menjadi mahasiswalah jiwa mereka masih putih bersih, ikhlas berkontribusi untuk masyarakat. Dengan kapasitas yang dimiliki seorang mahasiswa, berbekal kepakaran dan ilmu yang mereka peroleh di perguruan tinggi, akan banyak transferan ilmu (transfer knowledge and value) yang bisa diberikan kepada masyarakat sehingga terjadi perluasan dan penyebaran teknologi dari perguruan tinggi ke masyarakat.

Jika kita melihat, persoalan dari kebanyakan UKM adalah dalam hal aplikasi teknologi, manajerial usaha, dan pemerolehan finansial. Ketiga hal terssebut bisa diminimalisir melalui pemberdayaan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada pengelola UKM. Teknologi-teknolgi tepat guna dan aplikatif bisa diterapkan untuk menunjang bidang usaha yang berkaitan sehingga efisiensi dan efektifitas terjadi pada UKM tersebut. Dalam hal manajerial organisasi, adalah hal yang amat  mungkin dilakukan mahasiswa dalam mengupgrade masyarakatnya. Hampir semua bidang studi mempelajari ini, apalagi jika hal itu didorong oleh pengalaman mahasiswa yang banyak terjun dalam dunia organisasi. Untuk finansial, melalui link yang dimiliki, mahasiswa bisa menjadi jembatan penghubung antara UKM dengan penyandang dana.

Terlepas dari besarnya potensial mahasiswa untuk bisa mengembangkan UKM secara kualitas. Amat disayangkan, ternyata tidak banyak mahasiswa yang memahami akan peran yang harus dilakukan oleh mereka. Sadar akan Tri Darma yang telah mereka ikrarkan ketika baru memasuki jenjang sebagai seorang mahasiswa. Apalagi dengan metode seleksi masuk perguruan tinggi yang seperti sekarang ini, semakin banyak lahirnya mahasiswa yang apatis terhadap kondisi di sekitarnya. Pada hal mahasiswalah yang seyogyanya paling banyak berperan melakukan advokasi dan pemberdayaan untuk masyarakat. Mumpung masih mahasiswa, jangan sia-siakan waktu saudara.

http://news.detik.com/comment/2010/04/19/180223/1341353/471/kontribusi-mahasiswa-untuk-pengembangan-ukm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s